Oleh: Irsang (Direktur Lembaga Pengkajian Politik)

PEDULIRAKYAT.CO.ID — Harapan tahun 2021 dimana kita menghadapi suasana yang kondusif dan mempu melewati sejumlah persoalan. kita tahu bersama bahwa beberapa bulan yang lalu kita telah dihebohkan oleh pokok permasalahan yaitu Covid-19, keberadaan viru corona sangat menguncamkan dunia karena membahayakan bagi Negara atau manusia.

Dampak virus covid-19, telah di alami bangsa Indonesia berawal February 2020 hingga saat ini, sehingga efeknya sangat luar biasa. Seperti banyak korban jiwa karena tersentak oleh virus corona. Sehingga seluru aktivitas masyarakat akan dibatasi oleh pemerintah, langkah itu tak lain hanya untuk menekan penyebaran covid-19.

Wabah covid-19 sangat membungkam seluru aktifitas, seperti aktifitas pendidikan mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan tinggi. maka pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melalukan aktifitas pendidikan lewat online. Efek proses belajar lewat online sangat terasa yang dialami para generasi dimana kurang efektif nya melakukan proses pembelajaran.

bukan hanya pada  sector pendidikan yang terdampak Tetapi pihak perusahaan pun mengalami demikian. Semua terlihat ketika banyak nya pihak instansi perusahaan melakukan PHK. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perputaran ekonomi melambat. Efek yang terjadi ketika pihak melakukan PHK maka sasaran utamanya adalah tenaga kerja.

Pemutusan Hubungan Kerja yang dilakukan oleh sejumlah perusahaan maka masa depan seorang buruh akan buram karena ketidak jelasan untuk menuntukan nasibnya kedepan. maka diperlukan pemerintah focus dan serius menangani soal ini karena efeknya sangat luar biasa, dan bagaiamana kita selaku anak bangsa tetap menyatuh dan mendukung langkah pemerintah untuk menangani virus corona.

Petani pun mengalami efek wabah covid 19 maka perlu di berikan amunisi (materi) untuk bisa bangkit kembali mengarap lahan mereka karena kondisi Pandemic maka (capital) untuk digunakan dalam mengarap lahan nya akan kesulitan. Dan ketika petani akan mandek maka tatanam bangsa  lemah karena pondasi bangsa adalah sector pertanian.

Suatu tatanam bangsa akan kuat ketika segala sectorpun kuat makan kolaborasi sesama anak bangsa di pelukan. Dimana tahun 2020 dunia telah dipanikkan dengan virus corona terkhusus pula Indonesia, sehingga bangsa kita telah semaksimal mungkin bertahan adapi problem (virus coron).

Pasalnya, tahun 2021 ini bagaimana wabah covid 19 sudah tidak ada lagi, supaya kita mampu bangkit dalam keterpurukan. Semua ini diperlukan seluru stakeholder dan masyarakat untuk berkolaborasi dalam menangani penyebaran virus corona. Suatu Negara mampu keluar dari problem yang dihadapi ketika terbangun kerja sama secara kolektif.

Kehadiran vaksinisasi di Indonesia suatu harapan baru untuk menekan penyebaran covid-19. Sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan vaksinisasi seluruh stackholder kepemerintahan. Ketika di lingkup eksekutif atau pejabat melakukan vaksinisasi mulai dari pusat hingga daerah, maka pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melakukan vaksinisasi.

Dengan demikian, kehadiran vaksinisasi awal mulanya tiba di Indonesia terjadi kontradiksi dikalangan publik bahkan menjadi issu perdebatan dikalangan akademisi dan professional. Kehadiran vaksinisasi yang sorotan ketika tiba di Indonesia adalah tentang legiltas dari BPOM dan MUI kedua lembaga ini penting legilitas nya yang di tunggu oleh publik sehingga menjadi sorotan. BPOM telah mengeluar kan hasil uji klinis sedangkan MUI telah mengeluarkan fatwa kertakait kehalalan vaksin covid-19. Kedua lembaga itu penting memberikan legilitas kepada khalayak untuk memberi kesan bahwa vaksin itu aman karena sudah melewati tahap uji klinis.

Komunikasi Publik

Komunikasi publik sangat di penting dilakukan oleh pemerintah untuk sosialisasi ke masyarakat tentang bahayanya covid-19 dan cara menghindari. Sehingga pemerintah tentunya harus melakukan komunikasi yang efektif untuk memberikan informasi ke publik. Menurut Bernard & Gary A. Steiner, komunikasi transmisi informasi, gagasan, esmosi, ketrampilan, dan sebagainya dengan menggunakan symbol-simbol atau kata-kata (Deddy Mulyana,2005). Artinya bahwa pentingnya sebuah komunikasi dengan berbagai kanal untuk menyampaikan pesan atau informasi yang dilakukan oleh pemerintah dalam penyampaikan untuk menekan penyebarang wabah virus covid-19.

Dalam komunikasi persuasive salah satu langkah untuk di lakukan oleh pemerintah. Teknik komunikasi persuasif merupakan suatu teknik komunikasi yang dilakukan agar orang lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dan lain sebagainya. Teknik ini berlangsung dengan personal contact yang memungkinkan komunikator mengetahui, memahami, dan menguasai; (1) frame of reference komunikan selengkapnya, (2) kondisi fisik dan mental komunikan sepenuhnya, (3) suasana lingkungan pada saat terjadinya komunikasi, dan (4) tanggapan komunikasi secara langsung . (Frieda Isyana Putri, 2015 )

Sementara itu, informasi yang actual di perlukan oleh publik sehingga pemerintah tetap melakukan sosialisasi kepada publik tentang wabah covid-19. Dalam hal ini, dalam penyampaian informasi dengan perkembangan teknelokgi maka begitu banyak kanal yang mesti jadi tempat untuk menyampaikan informasi seperti media baru (new media) atau media konvensional seperti TV, Koran dll. Tetapi di era sekarang media social juga suatu kanal yang efektif untuk di gunakan karena masyakarat Indonesia telah banyak menggunkan media social.

Maka, komunikasi pemerintah sangat di perlukan oleh khalayak. Supaya apa yang di informasikan oleh pemerintah tentang kebijakan atau larangan untuk menghindari penularan covid-19 khalayak menyadarinya. Ketika masyarakat tidak bisa kooperatif untuk menekan penularan covid-19 maka susah kita akan keluar dari gelenggang wabah covid 19.

Tantangan yang akan di hadapi ketika antar pemerintah dan masayarakat tidak kooperatif untuk menghindari penyebaran covid-19 akan terjadi kloster baru. Maka penting mayarakat mematuhi atas perintah pemerintah untuk kesalamatan kesehatan. Dan pemerintah juga perlu menyampaikan informasi yang tidak kontradiktif supaya khalayak tidak kebungungan mendapatkan informasi yang teredar di kanal-kanal media social.

Stay connect With Us :