Berita

Tak Berdayakan Warga Lokal, Pembangunan Rel Kereta Api Trans – Sulawesi di Desa Kabba Disorot Warga

64
0

PEDULIRAKYAT.CO.ID, PANGKEP — Pembangunan Rel Kereta Api Trans – Sulawesi Menghubungkan Kota Makassar Hingga Kota Pare – Pare Kini Terus Di Bangun. Pemerintah Pusat Memasukkan Mega Proyek ini dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

Proyek Strategis Nasional (PSN) ini Mulai Di bangun Tahun 2015, Pembangunan Proyek Tersebut Di Awali dengan Pembukaan Rel Dari Barru Menuju Kota Pare-Pare.

Advertisement

Hingga Saat ini Pembangunan Tersebut Telah Berjalan Hingga di Kab. Pangkep Khususnya Di Desa Kabba Kec. Minasate’ne, Namun Pembangunan Tersebut Menuai Banyak Kontra Dari Masyarakat, Khususnya Warga Desa kabba.

“Kami kecewa terhadap pembangunan Rel kereta Api Trans – Sulawesi Tersebut. Pasalnya Pembangunan Tersebut Telah Berjalan di desa kabba, tapi hingga Saat ini Belum Ada Warga Lokal yang di Pekerjakan. Ungkap Johamri, Salah Satu Warga Desa kabba saat di Hub oleh PeduliRakyat.co.id. Selasa (01/09/2020)

Johamri Menambahkan, Harusnya Pemerintah Dan Kontraktor Melibatkan Warga Lokal, jangan Hanya Warga Mendapatkan Dampak Negatif nya, seperti debu Dll.

“Kami Berharap Pemerintah agar Memberikan Ruang Kepada Warga lokal Khususnya Desa Kabba Untuk Berpartisipasi Dalam Pembangunan Proyek Rel Kereta Api Trans – Sulawesi Tersebut” Jelasnya.

H. Kamiluddin Saat Di konfirmasi oleh Peduli Rakyat. Juga Mengharapkan Agar Kiranya Masyarakat desa kabba Di berdayakan Oleh Pihak Kontraktor Dalam proses pembangunan Proyek Rel kereta api tersebut. Mengingat Warga Desa kabba juga memiliki SDM yang Mumpuni, Berkualitas. Dan siap Turut ambil andil dalam Proses Pembangunan Rel kereta api Trans – Sulawesi Tersebut. Ujar Ketua BPD desa kabba.(Muabbir)

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here