Berita

Desa Kebon Agung Tetap Konsisten Terapkan Himbauan Dan Kebijakan Satgas PP Covid-19 Bagi Warga Desanya

63
0

PEDULIRAKYAT.CO.ID, Kebon Agung —Himbauan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kab.Semarang melalui pemerintah Kec.Sumowono. Terkait soal cegah tangkal pandemi Covid-19 dan dampaknya atas penetapan dan pelaksanaan Tupoksi Satuan tugas Percepatan dan Penanganan (Satgas PP) Covid-19. Desa Kebon Agung tetap komitmen, dan bahkan konsisten.

Menurut Kepala desa (Kades) Kebon Agung, Anak Agung Sambara mengatakan, sejak adanya pandemi corona/covid-19, yang kemudian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kab.Semarang hingga sampai Kecamatan Sumowono. Saya selaku Kades telah menerapkan dan melaksanakan atas apa yang dihimbaukan dan ditetapkan kebijakannya terhadap warga masyarakat desa Kebon Agung. Baik itu cuci tangan di air bersih mengalir pakai sabun, jaga jarak/sosial distancing dan memakai masker saat keluar rumah.

“Jadi untuk himbauan dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah Kabupaten Semarang hingga Kecamatan Sumowono terkait cegah tangkal covid-19. Bawasannya warga masyarakat desa Kebon Agung tetap komitmen dan konsisten. Bahkan selalu mendukung, atas apa yang telah penerapan dan penetapannya oleh Satgas PP Covid-19 Kecamatan setempat,” ucap Anung, panggilan akrab Kades Kebon Agung pada Jurnalis media PeduliRakyat.co.id.

Selanjutnya dia menambahkan, termasuk juga bantuan bagi warga masyarakat kurang mampu dan yang terdampak covid-19. Pakailah itu, paket sembako, BST maupun BLTDes
Sementara disinggung soal hasil pertanian maupun perkebunan masa pandemi corona, Anung menuturkan, bahwa dampaknya sangat luar biasa dan signifikan penurunan nilai harga hasil pertanian dan perkebunan desa Kebon Agung, terutama harga lombok, tomat, salak dan tanaman sayuran.

“Soal hasil pertanian maupun perkebunan desa Kebon Agung mengalami dampak sangat luar biasa dan signifikan nilai harganya. Terutama harga lombok, tomat, salak dan tanaman sayuran, seperti kubis dan jipang,” tuturnya.

Adapun penurunan harganya, dia menambahkan, capaian harganya turun sampai 40 hingga 60 prosen.

“Dari prosentase penurunan harganya tersebut, otomatis warga masyarakat desa Kebon Agung sangat terdampak atas pandemi virus corona. Namun Alhamdulillah, melalui program bantuan sembako, BST maupun BLTDes. Beban warga masyarakat desa setempat dapat terbantukan dan menjadi ringan,” tambahannya.(Tri)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here