PEDULIRAKYAT.CO.ID, DUREN — Desa Duren, Kec.Sumowono-Kab.Semarang merupakan daerah desa terpencil dan dikenal memiliki geografis tekstur tanah gerak, rawan Bencana alam (Bencal). Namun dari hal tersebut, tidak membuat Kepala desa (Kades) Duren, Eko S dengan warga desanya surut, pesimis ataupun lepas dari perhatian dan kepedulian. Bahkan semakin giat terus berupaya berbenah memperbaiki dan membangun bagi desanya, Selasa (03/11/20).
Menurut Kades Duren, Eko S mengatakan, meskipun daerah desa kami dikenal terpencil dan rawan bencal. Tetapi bagi kami beserta warga masyarakat desa ini tetap terus berupaya berbenah memperbaiki dan membangun. Baik itu prasarana maupun sarananya.
“Karena dari upaya tersebut, agar sirkulasi jalannya kehidupan, kebutuhan bagi perekonomian warga desa bisa berjalan, normal dan berkesinambungan,” katanya.
Lebih lanjut Eko menambahkan, dengan adanya hal tersebut tentunya demi kebaikan dalam upaya sebagai peningkatan kesejahteraan.
Ditilik dari upaya-upaya pembenahan hingga pembangunan yang ada didaerah desa setempat. Pada dasarnya dilakukan secara bergotong royong dan swadaya. Terutama pada akses jalan desa yang terjadi bencal tanah longsor.
“Ketika pada saat terjadi bencal tanah longsor tahun 2019. Pihak kami, yakni Pemerintah Desa Duren bersama-sama warga masyarakat desa melakukan perbaikan dan pembangunan secara swadaya dan gotong royong. Dari mulai pembersihan tanah yang longsor hingga bronjongisasi,” ungkap Kades Duren Pada wartawan www.pedulirakyat.co.id melalui telewawancara WA.
Disamping itu, Eko menuturkan lebih lanjut, juga dilakukan penataan, perbaikan dan pengecoran jalan.
Sementara itu, disinggung soal perhatian dan kepedulian dari pemerintah tingkat diatasnya, seperti pemerintah kecamatan maupun kabupaten. Eko mengatakan, adanya terjadi bencal di desa kami, Pemcam.Sumowono maupun Pemkab.Semarang tetap memberikan perhatian dan kepedulian.
“Perhatian dan kepeduliannya, yakni memberikan bantuan secara material maupun non material. Termasuk juga win-win solusi (jalan keluar). Yang intinya untuk meringankan beban dan kebaikan warga masyarakat desa Duren,” tuturnya. (Tri)


Tinggalkan Balasan