Oleh: Muriiiz (Kabidor PC IMM Jeneponto 2021-2022)
PEDULIRAKYAT.CO.ID, JENEPONTO — Beberapa pekan kedepan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan disuguhkan dengan perhelatan Musyawarah Daerah Ikatan Mahsiswa Muhammadiyah tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Hal ini tentu menjadi momentum yang sangat berharga untuk seluruh kader IMM se Sul-Sel mengingat perhelatan dua tahunan ini akan kembali hadir di tengah-tengah kita.
Kita ketahui bahwa musyda dpd imm sulsel
kali ini akan digelar di kabupaten gowa tepatnya di malino 30 september mendatang dengan mengangkat tema”kolaborasi ikatan memajukan sulawesi selatan.”
Tentu dibalik tema besar yang dicanangkan ada harapan besar yang tentu disandarkan kepada setiap pundak kader yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Mengingat dewan pimpinan daerah adalah pucuk pimpinan setingkat provensi dan kalau kita kembali sulsel sebagai lumbung kader dengan persentase hampir seluruh kabupaten /kota terdapat kader ikatan mahasiswa muhammadiyah dengan puluhan Cabang, Ratusan Komisariat dan jutaan kader.
Kalau kita menyelami kembali tema utama yang dibawa kakanda Abdul Gafur Ibrahim dan kolega “IMM Berkarya, Sulsel Berjaya”
Penulis Mengangap Masih Banyak Pekerjaan Rumah Yang Belum terselesaikan, Pengimplementasian Konsep Yang Jauh Dari aplous Menjadikan Dewan Pimpinan daerah IMM SULSEL hanya Sebagai Tempat berkumpul semata tanpa adanya terobosan Konsep baru dan gagasan Yang terabadikan dalam Agenda Aksi Nyata dan berdampak ke Pimpinan setingkat dibawahnya
Musyda Sebagai Gelanggang menyiapkan Pikiran terbaik!!!!
Sebagai organisasi yang punya sejarah panjang dalam bertumbuhkembangnya negara, ikatan mahasiswa muhammadiyah sebagai satu dari sekian ortom yang ditugasi khusus persyerikatan muhammadiyah tidak pernah absen dalam keikutsertaan dalam menyiapkan pikiran terbaik dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk kemajuan bangsa ini.
Ekspolerasi Gerakan Trikompotensi harus Sering kita baca kembali apa sebenarnya Orientasi Gerak Organisasi Kita ini !!
melihat sejarah panjang ini tentu kita harus melihat dengan Cermat bahwa momentum musyda imm sulsel tidak menjadi wahana pertanggujawaban amanah struktural dan pergantian amanah kepemimpinan semata, momentum ini harus menjadi Agenda khidmat sebagai Ruang konsolidasi dan Punya daya tawar dalam merumuskan, memproyeksikan dan bergulat pikiran untuk memastikan keberlangsungan organisasi tetap survive, eksis dan tetap pada khittahnya dalam melintasi zaman.
Tentu dalam momentum perayaan ini kita semua berharap bahwa cikal bakal calon pemimpin adalah masing masing representatif kader kader terbaik setiap pimpinan cabang yang punya track record yang baik dan teruji pikiran nya selain itu keterlibatan Cabang dalam Gelanggang Sebagai proyeksi Proses, diharapkan mampu melahirkan gagasan gagasan konstruktif yang mencerahkan serta memberi angin segar Bagi setiap sudut helain nafas Kader IMM Sulsel ….
Billahi fisabililhaq fastabiqul khairat


Tinggalkan Balasan