Oleh: Aswar Akbar (Kabid SBO IMM Bulukumba).

PEDULIRAKYAT.CO.ID — Ikatan mahasiswa muhammadiyah merupakan bagian elemen gerakan kemahasiswaan [ ekstra kampus ]di indonesia , dan organisasi otonom dari persyarikatan muhammadiyah yang bergerak di kalangan masyarakat kampus di dirikan di yoyakarta pada  tanggal 14 maret 1964.

57 tahun sudah berdirinya lebih dari setengah abad perjalanan panjang ikatan mahasiswa muhammadiyah harapan hidup ikatan kita lebih panjang dari nafas perjuangan, perintis, pelopor , pengerak kita terdaulu dengan sejarahnya ber –IMM tidak mungkin lurus mulus , adem ayem begitu saja , saya yakin keringat sudah di peras, otak di kuras habis , pergolakan hati tiada henti, masa terlewati remuk raganya,bahkan tetesan darah untuk menghidupkan semangat juang The Right Knight.

Berawal dari pilihan memilih berarti merelakan diri, menghadapi dan menanggun segala bentuk konsekuensi yang datang, menjadi pimpinan dan pemimpin harus punya kesabaran, kunci bagi pejuang termasuk dalam berorganisasi yakni sabar, bersabar mengarungi samudra menuju pulau  ikhlas di mana terdapat Ridho Ilahi Robbi.

Menyadari bahwa masalah dan tantangan selalu ada baik itu dari luar problamatika sosial ( eksternal )maupun dari dalam tubuh ikatan ( internal) Bagi setiap kader IMM di wajibkan dari segala persoalan keummatan  persarikatan dan kebangsaan dan bagaimana kemudian siap mendarmabatikan kemampuan kepada bangsa dan negara.

Sebagai kader Muhammadiyah sudah semestinya mempersiapkan bekal atau persiapan yang cukup , kematangan dalam berpikir , bertindak , selalu bersikap positif dan tentu tanpa meninggalkan identitasnya sebagai kader muhammadiyah , serta tetap sejalan dengan visi Muhammadiyah itu sendiri agar kader kader kemudian bertranforamsi nantinya menjadi kader yang amanah dan istiqomah dan tentunya tetap di perlukan perkaderan yang serius dan tersisematis guna penyiapan kader kader yang mumpuni bertranformasi menjadi kader persyarikatan , kader ummat islam dan bangsa.

Kedepanya juga tentunya kader kader ikatan mahasiswa Muhammadiyah sudah semestisnya mendaras dengan khidmat di kepempinan sehingga progres kader ini akan tetap ada dan akan tetap terspiritkan di dalam tubuh kader, di orientasi kedepanya akan menjadi tantangan  tersendiri  kepimpimpinan sebab program kemudian sudah tersusun yang akan di laksanakan atau di realisasilan di kondisi zamam yang setiap tahunya sudah pasti mengalami perubaham dan perbedaan yang drastis ini pulalah yang akan menjadi PR tersendiri bagi para para kader ikatan mahasiswa muhahmmadiyah,berada pada struktural kepempinan di IMM sudah menjadi dasar proses untuk kepempinanan selanjutnya , nantinyinya kiprah IMMawan dan IMMAwati akan terkontruksi di kepimpimianan ada yang kemudian melanjutkan estafet kepempinan di pemuda muhammadiyah dan adapula yang mengubris di Nasyiah.

Bermuahammadiyah itu berat , jikalau ragu dan Bimbang lebih Baik pulang .

_ Soekarno_

Memimpin itu menderita _ Kh agus Salim_

Fastabiqul kaherat

Stay connect With Us :