PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALEMBANG — Yayasan Peneleh Jang Oetama (YPJO) mengadakan Bedah Buku dan Diskusi Nasional dengan judul buku: “Memeriksai Alam Kebenaran” karya dari HOS. Tjokroaminoto yang dilangsungkan, Selasa (09/02/2021) Pukul 19.30-21.30 WIB. melalui aplikasi Zoom Meeting secara daring dan luar jaringan (luring) di Sekretariat YPJO, Malang Jawa Timur.

Kegiatan yang dipimpin oleh host Ibnu Syifa secara daring ini menghadirkan narasumber diantaranya ndaras MAK, Dr. Ari Kamayanti dan ndaras JO, Dr. Aji Dedi Mulawarman yang mengkaji sebuah mahakarya makrifat yang terlupakan dari HOS. Tjokroaminoto.

Buku yang berjudul “Memeriksai Alam Kebenaran” merupakan karya dari Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto karya Hadji Oemar Said (HOS) yang kemudian “disyarahi” oleh Dr. Aji Dedi Mulawarman selaku Ketua Yayasan Rumah Peneleh. Bedah buku dan diskusi semacam ini secara rutin dilaksanakan oleh Yayasan Peneleh Jang Oetama (YPJO) sejak 15 Desember 2020 hingga sampai sekarang setiap hari Selasa, Pukul 19.30 WIB. sampai dengan selesai.

Kandungan buku itu dikategorikan berat lantaran membahas secara mendalam pentingnya “menembah gusti” atau esensi dari ketauhidan yang merupakan sebuah kehalusan budi pekerti yang diasah melalui ibadah shalat dan ibadah lain, agar mengejewantah pada tindakan untuk mencapai umat yang sejahtera.

Buku “Memeriksai Alam Kebenaran” sering disebut sebagai magnum opus dari pemikiran Pak Tjokro yang berasal dari pidatonya yang dibacakan dalam acara Kongres Jong Islamieten Bond ke IV di Bandung, yang kemudian diterbitkan ulang Yayasan Peneleh pada tahun 2019.

“Forum bedah buku dan diskusi tersebut, sebagai upaya menanamkan nilai kesadaran intelektual kepada generasa bangsa, baik tua maupun muda terkhususnya kepada teman-teman Aktivis Peneleh, dan menanamkan benih perjuangan dan kecintaan kepada Guru Bangsa HOS. Tjokoaminoto” pungkas Ibnu Syifa kepada pedulirakyat.co.id, Selasa, (09/02/2021).

Setelah penyampaian bedah buku oleh narasumber terakhir, rangkaian acara berikutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab berupa diskusi yang sekaligus menjadi sesi terakhir forum diskusi tersebut.

Ibnu Syifa yang merupakan host sekaligus Aktivis Peneleh mengungkapkan yakni: ”Harapannya melaui forum tersebut, masyarakat lebih mengenal siapakah HOS. Tjokroaminoto dan dapat merefleksikan gerakan-gerakan HOS. Tjokroaminoto untuk membawa bangsa menjadi bangsa yang beradab”. (Prel/Yulianto/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :