PEDULIRAKYAT.CO.ID — Penerapan belajar dirumah bagi anak-anak pelajar dari mulai tingkat PAUD, SD, SMP hingga SLTA oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim melalui ‘Program TVRI’ mulai Senin (13/04/2020).
Tentunya telah dilakukan suatu pertimbangan secara matang, dengan dasar kepekaan dan kepedulian atas situasi dan kondisi (sikon) adanya wabah virus Corona/Covid-19. Hal ini pertimbangan manfaatnya adalah guna memutus mata rantai virus tersebut dan dampaknya.
Penerapan belajar dirumah bagi anak-anak pelajar melalui program TVRI merupakan suatu edukasi; pembelajaran dan sekaligus pengenalan lebih mendalam bentuk dari pintu dunia siaran, informatika dan digital. Disamping itu, dapat sebagai tempat aktualisasi dan apresiasi sebuah wujud ruang demensi pendidikan moral dan keteladanan.
Adapun jika kita amati dan menapak kajian tayang penerapan belajar programnya tersebut lebih dalam. Mencerminkan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai manfaat daya kreatif, interaktif dan edukatif. Serta potensi diri minat dan bakat.
Apalagi diketahui penerapan belajarnya telah tersusun dan terjadwal waktu jam tayangnya dari tingkat pendidikan sekolah, materi maupun siaran hiburan, kebudayaan dan film.
Oleh karena itu, dengan adanya penerapan belajar dirumah melalui program TVRI diharapkan kedepan lebih lanjutnya (batas selesainya wabah virus Corona, red) dapat memberikan ruang berjenjang bagi anak-anak pelajar menjadi generasi berpotensi, matang, berbakat, kredibel dan tidak gagap teknologi alias gaptek.(Tri)


Tinggalkan Balasan