PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALOPO — Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Palopo kembali melakukan sosialisasi terkait kampung binaan di Masjid Al-Ma’un kelurahan Takkalala, Kota Palopo, Sabtu (30/11/2024).
Program yang dijalankan oleh Lazismu ini sebagai upaya untuk mewujudkan dampak sosial yang nyata di masyarakat sebagimana tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, hadir ketua Badan Pengawas Lazismu Kota Palopo Ustadz Taslim, M.Pd.I yang juga menyampaikan nasehat keagamaan dihadapan ibu-ibu yang nantinya akan menjadi peserta binaan yang berjumlah 30 orang.
“Jihad diartikan bersungguh-sungguh. Jika ingin sukses maka tidak ada jalan lain selain bersungguh-sungguh,” jelasnya.
Pada kesempatan ini hadir pula ketua pengurus masjid Al-Ma’un Drs. Abd. Malik, MA yang juga merupakan pengurus majelis tarjih PDM Palopo, Ust. Lalu Sugiar, M. Pd., perwakilan dari majelis Tabligh PDM Palopo, dan hadir pula ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Palopo Muh. Akbar, S.E., Sy., M.Si. sekaligus menyampaikan terkait maksud dan tujuan kegiatan pada hari ini. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa di masjid ini akan ada kampung binaan yang nantinya dikelola oleh lembaga amil zakat, infaq dan sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Palopo.
“Daerah ini insyaaAllah akan menjadi kampung binaan ke V yang dikelola oleh Lazismu. Sebelumnya ada kampung binaan pertama, kami beri nama Lorong Tentram, kedua Kampung Tangguh, ketiga Kampung Sejahtera, dan yang keempat Kampung Berkemajuan. Nantinya, kami akan merapatkan untuk menyepakati nama kampung binaan ke V ini,” terangnya.
Pembinaan ini akan berjalan selama tiga bulan ke depan (Desember 2024 s/d Februari 2025). Selama membina, akan dirancang beberapa program yang mewakili setiap pilar lazismu, yakni pilar pendidikan, kesahtan, dakwah, ekonomi, sosial kemanusiaan, dan lingkungan. Harapannya tentu, agar masyarakat sekitar memiliki peningkatan, baik dari aspek faham agama, ekonomi, dan lainnya.


Tinggalkan Balasan