PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa (GPAM-Sulsel) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sulsel terkait Kasus dugaan korupsi Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO) di Kabupaten Bulukumba, Kamis (11/5/2023) kemarin.

Kasus tersebut sampai hari ini masih bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bulukumba.

Jenderal Lapangan, Riswandi meminta pihak Kejati Sulsel untuk segera mencopot Kepala Kejari Bulukumba karena diduga kuat ada kongkalikong, atau tidak jujur dalam penanganan kasus UPPO yang sementara di tangani pihak Kejari Bulukumba.

“Kita mau pihak Kejati Sulsel mengevaluasi penyidik dari Kejari Bulukumba yang menangani kasus ini, Apa kendalanya sehingga belum ada penetapan tersangka,” ujar Riswandi yang juga Ketua Umum GPAM Sulsel itu.

Sementara itu, salah satu peserta aksi Muhammad Erick menambahkan, ia juga mendesak pihak Kejaksaan Tinggi untuk kemudian mengambil alih kasus tersebut.

“Kami meragukan kinerja pihak Kejari Bulukumba sebab sampai detik ini kasus tersebut mandek. Padahal jika kasus dugaan korupsi UPPO ini kemudian tidak dituntaskan pihak Kejari Bulukumba, dapat menimbulkan citra buruk terhadap penegakan Undang-Undang tindak pidana korupsi di negeri ini. Maka dari itu, kami mendesak Kejaksaan Tinggi untuk kemudian mengambil alih kasus tersebut,” tegas Erick.

Gerakan Perjuangan Aktivis Mahasiswa (GPAM) berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas. “Setelah aksi hari ini kita akan konsolidasikan kembali, dan InshaAllah hari Senin akan kembali mendatangi Kejati Sulsel,” tegasnya.

Sementara di tempat yang sama, pihak Kejati Sulsel dalam hal ini diwakili oleh Soetarmi Kasi Penerangan Hukum juga berjanji akan meneruskan sampai ke pimpinan terkait aspirasi GPAM itu.

“Prakondisi yang telah disampaikan rekan-rekan sekalian ini langsung kami sampaikan ke pimpinan tertinggi Kejaksaan Sulawesi Selatan, semoga beliau melakukan langkah-langkah antisipasi dan cepat untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus ini,” ungkap Soetarmi.

Diketahui, setelah aspirasi diterima oleh pihak Kejati Sulsel, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Selain itu, redaksi PeduliRakyat.co.id konfirmasi langsung Muhammad Yusran sebagai Kasi Intel Kejari Bulukumba, namun tidak merespon sehingga berita ini diterbitkan.

Stay connect With Us :