PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Sempat viral pemberitaan yang beredar di media online, Siswa SDN 3 Kasimpureng jadi Korban Bullying, Kepsek diduga sebut korban layak di SLB.
Sesuai keterangan rilisnya, Muhammad Arfin selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 3 Kasimpureng membantah atas tuduhan kepada dirinya.
“Perlu saya tegaskan bahwa itu tidak benar dan itu adalah Fitnah besar yang menyesatkan Publik,” ujar Arifin, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Kembali disampaikan, bahwa masalah ini sudah ditangani Satgas Dinas Pendidikan Bulukumba.
“Saya tidak pernah sama sekali mengeluarkan kalimat bahwa Korban Layak di SLB dalam rapat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), dan Masalah ini sudah ditangani Satgas Dinas Pendidikan,” katanya.
”Semua guru yang hadir dalam rapat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) itu hari sudah dimintai keterangan oleh team satgas. Namun tidak satupun yang mengaku mendengarkan kalau saya pernah mengeluarkan kalimat kalau korban layak di SLB. Seperti yang beredar di publik,baik dalam rapat Guru dan Tenaga Kependidikan ( GTK ) maupun diluar rapat,” tambahnya.
Bahkan, kata dia, dalam rapat Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK), ia menyampaikan kepada seluruh peserta rapat untuk tidak ada diskriminasi kepada peserta didik.
“Saya sangat mengecam tindakan guru apabila membeda bedakan perlakuan kepada muridnya. Termasuk potensi Bullyng harus diperhatikan. Jadi terkait berita yang beredar itu merupakan penyesatan nyata dalam ruang publik,” tegasnya.


Tinggalkan Balasan