PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar, menggelar mini simposium “Gagal Jantung”. Berlangsung di Aula Lantai 3 RSUD Bulukumba, Rabu (30/11/2023).
dr. Rizal Ridwan Dappi, SpOG (Direktur RSUD Bulukumba) saat membuka kegiatan itu, mengatakan bahwa saat ini angka penderita serangan jantung di Bulukumba sangat tinggi ini di karenakan perubahan pola hidup.
“Simposium mini ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para petugas kesehatan di rumah sakit, puskesmas, agar lebih bisa membedakan gangguan-gangguan atau gejala-gejala dari penyakit jantung itu sendiri sehingga dapat mengurangi pasien jantung yang dirujuk,” katanya.
“Kita ingin menjadikan RSUD Bulukumba sebagai pusat pelayanan perawatan jantung di wilayah Sulawesi Selatan bagian Selatan,” tambahnya dr. Rizal.
Sementara itu, dr. Muh. Zulkifli selaku Diagnosis dan Tata Laksana Gagal Jantung, menjelaskan saat bawakan materi pada kegiatan tersebut, berharap dengan upaya yang dilakukan PERKI Cabang Makassar yang lebih aktif datang ke daerah-daerah menerangkan tentang sindrom koroner akut, maka setidaknya keterlambatan pasien, dan seterusnya bisa diminimalisir agar nantinya lebih banyak jiwa yang tertolong.
“Hal ini mengingat penyakit sindrom koroner akut adalah salah satu penyakit yang sangat mematikan,” jelas dr. M. Zulkifli.
Diketahui, kegiatan mini simposium Gagal Jantung tersebut dihadiri peserta yang merupakan para dokter umum dan petugas kesehatan dari RSUD H.A Suktan Dg Radja Bulukumba, RSUD Prof Anwar Makatutu Bantaeng, RSUD KH. Hayyung Selayar, RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto, RSUD Pratama Tanete, Seluruh Puskesmas di Kabuoaten Bulukumba dan Public Safety Center (PSC).
Sementara untuk oemateri, selain dr. Muh.Zulkifli A. Sp JP, FIHA, juga hadir dr. Uswa Malik, SpJP, FIHA (Diagnosis dan Tata Laksana Sindrom Koroner Akut)


Tinggalkan Balasan