PEDULIRAKYAT.CO.ID, MOROWALI — Sekelompok masyarakat berunjuk rasa dengan cara demonstrasi terkait keresahan yang ditimbulkan akibat seringnya terjadi pemadaman listrik.
Kelompok masyarakat tersebut beramai-ramai mendatangi rumah jabatan Bupati yang berada di Kolonodale Morowali Utara, Selasa, 24 September 2024 dini hari.
Pengunjuk rasa mengaku resah akibat seringnya terjadi pemadaman lampu dan mengaku telah menjadi korban, akibat mati lampu ini pekerjaan saya terhambat,” teriakan seorang dengan megaphone.
Pemadaman Listrik yang sering terjadi jauh hari pihak PLN-Mokhammad Sofyan, Kepala ULP Kolonodale telah angkat bicara bahwa seringnya mati lampu ini diakibatkan karena gangguan mesin baik di PLTM yang ada maupun pada Sutet. Jelas sekali bahwa seringnya Listrik padam ini merupakan tanggung jawab penuh pihak PLN.
Unjuk rasa tersebut telah salah alamat melayangkan protesnya kepada Bupati. “Salah alamat, Tanggung Jawab PLN ini,” teriak beberapa warga yang turut menyaksikan unjuk rasa tersebut.
Akibat salah alamat tersebut protes yang dilakukan pengunjuk rasa malah tidak menghasilkan apapun, pasalnya memicu reaksi warga yang merasa terganggu kenyamanannya sehingga terjadi bentrokan.


Tinggalkan Balasan