PEDULIRAKYAT.CO.ID, FAKFAK PAPUA BARAT — Sebagai wadah pembuatan Hidroponik Dosen Politeknik Negeri Fakfak Melakukan pengabdian masyarakat, di kampung torea Kabupaten Fakfak Papua Barat, Minggu (7/8/2022) kemarin.
Doketahi, bahwa adapun program jabaran ini, membuat hidroponik dari jerigen bekas minyak goreng. Melihat banyaknya jerigen minyak goreng yang tak termanfaatkan atau kadang hanya menjadi limbah. Tim PKM Polinef melakukan trobosan dengan menjadikan jerigen tersebut sebagai wadah pembuatan Hidroponik.
Kegiatan ini disambut sangat baik dan antusias oleh masyarakat khususnya anak muda Fakfak. Muh Haidir Hakim selaku Dosen yang juga selaku ketua pengabdian Kepada Masyarakat mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk implementasi Tridharma pendidikan perguruan tinggi, yakni pengabdian.
“Masyarakat saat ini harus sudah mulai terbiasa dengan menyediakan sumber pangannya sendiri, minimal sayur. Mengapa hal itu harus dilakukan, mengingat harga sayuran yang ada difakfak cukup mahal maka dengan melakukan pelatihan pemanfaatan jerigen bekas minyak ini diharapkan masyarakat setidaknya mampu memenuhi kebutuhan sayurnya sendiri,” tutur Haedir.
Sementara itu, kegiatan ini bermitra dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Fakfak. Ketua IMM Fakfak, Abdul Rauf Rumanama turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pihak kampus polinef.
“Saya kira program ini sangat bermanfaat dengan memberikan edukasi dan Kolaborasi dengan anak muda untuk pengembangan inovasi pertanian, khususnya hidroponik dengan memanfaatkan barang yang dianggap tak terpakai lagi yakni jergen minyak goreng,” ujar Abdul rauf, sesuai rilis yang diterima pedulirakyat.co.id, Senin (8/8/2022).
Kemudian diketahui, kegiatan ini diikuti puluhan orang khususnya anak muda fakfak, yang tertarik dengan sistem pertanian hidroponik. Diharapkan kedepannya kemajuan pertanian khususnya dikabupaten fakfak lebih meningkat, apalagi ketika anak muda milenial sudah bergerak untuk kembali bertani yang moderen menggunakan Hidroponik.


Tinggalkan Balasan