PEDULIRAKYAT.CO.ID, SUGIO — Pimpinan Ranting IPM SMA Muhammadiyah 10 Sugio (SMAMSE) dengan tema Teologi Gerakan Al-Maun untuk kaum dhuafa di beberapa ranting di Kecamatan Sugio, Rabu (5/5/21) dengan protokol kesehatan yang ketat.
Gerakan Filantropi 1 oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 10 Sugio adalah gerakan sosial berupa pembagian sembako kepada duafa di ranting Bedingin, Kowak, Binorong, Puripan, Tlogoagung dan Sidobogem, kecamatan Sugio.
Memanfaatkan momen di bulan ramadhan maka Kader IPM berinisiatif untuk membantu meringankan beban di beberapa ranting Muhammadiyah wilayah kecamatan Sugio, dengan melihat banyaknya alumni dari SMA Muhammadiyah 10 Sugio sehingga membuka open donasi untuk kegiatan tersebut.
Pembina PR IPM SMAMSE, Anzar Guntoro mengatakan Banyak hati tergerak untuk bersedekah, semangat dan dorongan dari alumni membuat PR IPM SMAME mempunyai inisiatif untuk membuat wadah demi tersalurnya niat baik alumni.
“Awalnya donatur di khususkan untuk alumni saja, tetapi ketika adanya publikasi dari media sosial sehingga banyak dari luar alumni yang ikut tergerak hatinya untuk bersedekah, Sehingga terkumpul 100 paket. Saya harap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin setiap tahun sehingga dapat bergeser ke ranting-ranting lain di Cabang Sugio,” ungkapnya
Alumni SMAMSE, Diky Arianto mengatakan FILANTROPI ini kegiatan yang luar biasa, mampu memotivasi untuk saling perduli dan berbagi.
“Apalagi di Ramadhan saat nya berbagi ,begitu juga saat pandemi ekonomi sehingga mampu meringankan beban saudara kita yang kurang mampu, harapan saya kegiatan ini berlangsung bukan hanya di bulan ramadhan tapi juga di luar bulan ramadhan” ungkapnya
Ketua Umum PR IPM SMAMSE, Adib Jundullah mengatakan kegiatan ini menjadi luar biasa karena bisa langsung terjun ke masyarakat sekaligus menjadi pembeda karena setiap tahun IPM SMAMSE diwajibkan untuk membuat satu gebrakan yang menjadi pembeda dari Pengurus IPM sebelumnya.
“Antusias setiap kader sangat luar biasa, kegiatan yang sifatnya terjun ke masyarakat mampu menumbuhkan ghirah semangat ber-Muhammadiyah untuk ber amar Ma’ruf Nahi munkar, Kemudian dengan penerapan teologi Al-Ma’un kami berharap ini sebagai landasan utama dalam pergerakan aksi sosial di IPM”
Sambungnya, mengharapkan banyak kegiatan seperti serupa dan lebih banyak lagi ranting yang dituju. (Novita/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan