PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALEMBANG — Yayasan Merah Marun Movement (MMM) mengadakan Lomba Semarak 17an memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun yang dilaksanakan di Musholah Nurul Falah, Jalan Talang Banten Plaju, Palembang pada hari Ahad, (22/08/2021).
Lomba yang diadakan MMM tersebut mengusung tema, “Semangat kemerdekaan Indonesia di masa pandemi” yang meliputi serangkaian beberapa lomba yakni: lomba mewarnai tingkat 1 kisaran usia anak-anak 3-4 tahun, lomba mewarnai tingkat 2 kisaran usia anak-anak 5-6 tahun, lomba menggambar dan mewarnai kisaran usia anak-anak 7-8 tahun, dan lomba cepat tepat kisaran usia anak-anak 9-10 tahun.
Ketua Pelaksana, Rahmat Kriswantoro mengatakan Merah Marun Movement mengadakan Semarak Lomba 17an mewarnai tingkat 1 dan 2, lomba menggambar dan mewarnai, serta lomba cepat tepat bertujuan untuk menyemarakan kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun agar tertanam jiwa nasionalisme khususnya pada anak-anak.
Ketua Umum Yayasan Merah Marun Movement, M. Dwi Apriandi, S.T mengatakan lomba yang diadakan Merah Marun Movement dimaksudkan agar memberikan manfaat yang baik terkhususnya bagi anak-anak, karena selain bertujuan untuk menjalin tali silaturahim, lomba ini juga melatih anak untuk berani dan percaya diri serta mampu mengembangkan kreativitas anak-anak.
“Semoga dengan mengadakan acara lomba tujuh belasan ini maupun acara-acara yang diadakan Merah Marun Movement kedepannya dapat terus memberikan manfaat dan pelajaran baik bagi pengurus maupun peserta yang terlibat,” ucap Dwi kepada pedulirakyat pada Senin, (23/08/2021).
Sementara itu, Fadhilatul Hasanah, S.E., S.E.Sy., M.E selaku Ketua Pembina Yayasan Merah Marun Movement mengatakan lomba tujuh belasan Merah Marun Movement tentunya, sudah sangat bagus untuk diadakan karena sebagai salah satu jalan untuk menambah wawasan, keterampilan dan kreatifitas serta Islami dari anak didik yang ada di Yayasan Merah Marun Movement, di mana kegiatan lomba tersebut mengingatkan anak-anak pada cinta tanah Air dikarenakan pelaksanaan lomba dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia.
“Harapan kedepannya untuk Yayasan Merah Marun Movement terus berjuang untuk tetap ada bagi anak-anak yang membutuhkan tambahan ilmu selain dari bangku sekolah yang mereka dapatkan dan semoga dapat berkembang lebih baik serta menjadi ladang pahala, bermanfaat untuk semua orang yang memang sangat membutuhkan. Dengan adanya MMM diharapkan juga menjadi pelopor dan penyemangat agar anak-anak cinta baca tulis hitung dan mengaji,” pungkas Ketua Pembina MMM.


Tinggalkan Balasan