Berita

Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang Terpilih Harus Menunggu Surat Resmi Ketetapan MK

0
Advertisement

PEDULIRAKYAT.CO.ID, Semarang — Sebelum dilakukan rapat pleno terbuka penetapan calon Walikota dan wakil walikota Semarang terpilih Tahun 2020.

Ketua Bawaslu kota Semarang, Muhammad Amin sebelumnya telah mengirim surat himbauan tertulis pada KPU, bahwa dalam penetapan Walikota dan wakil walikota terpilih tentunya harus menunggu surat resmi ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK).

Advertisement

Yakni perihal pemberitahuan permohonan yang tentunya teregristasi dalam Buku  Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU.

“Dan hal ini, sesuai dengan surat Dinas KPU RI No.60/PL.02.7-SD/03/KPU/1/2021. Tertanggal 20 Januari 2021 tentang penyelenggaraan rapat pleno terbuka, yakni penetapan calon walkot&Wawalkot trpilih dalam pilkada Th.2020 hasil pemilihan dapat dilengkapi dalam jangka paling lama 5 hari setelah Mahkamah Konstitusi memberitahukan KPU,” kata Amin, Minggu (24/01/21).

Selanjutnya Amin menambahkan, Bawaslu juga telah melakukan pengawasan rapat pleno terbuka penetapan calon walkot& Wawalkot Semarang Terpilih Th.2020, Kamis (21/01/21) kemarin.

“Adapun proses pengawasan hingga tahapan terakhir penetapan paslon terpilih. Maka dilaksanakan anggota Bawaslu kota Semarang, ditempat Diamond Ballroom Hotel Pesona Semarang,” tambahannya dalam rilisnya, Selasa, (26/1/2021).

Diketahui, paslon Walikota & Wakil walikota Semarang Th.2020 yang terpilih adalah Hendrar Prihadi dan Heaverita Gunaryanti. Yang memperoleh suara 716.693 atau 91, 56% dari total suara yang sah.(Tri/Peduli).

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here