PEDULIRAKYAT.CO.ID, GOWA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Makassar (UNM) Prodi Pendidikan Bahasa Arab melaksanakan kegiatan Pendampingan Analisis Struktur Bahasa Arab Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santriwati di Madrasah Hafiz Qur’an El-Shahabi, Kabupaten Gowa, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan keilmuan bahasa Arab dengan pembinaan tahfiz Al-Qur’an.
Tim PKM dipimpin oleh Irfan sebagai ketua, dengan anggota Ahmad Sirfi Fatoni, Julham Hukom, Ahmad Rais TM, dan Mastur Mastur. Melalui kegiatan ini, para dosen memberikan pendampingan intensif kepada santriwati dalam memahami struktur bahasa Arab Al-Qur’an sehingga proses menghafal tidak hanya berorientasi pada pengulangan bacaan, tetapi juga disertai pemahaman terhadap susunan kalimat, fungsi kata, dan makna ayat.
Ketua Tim PKM Irfan S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap struktur bahasa Arab Al-Qur’an merupakan salah satu strategi efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan.
Menurutnya, santri yang memahami hubungan antarkata dan pola kalimat akan lebih mudah mengingat ayat serta mengurangi kesalahan ketika murojaah.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin membangun metode menghafal yang lebih bermakna. Santriwati tidak hanya menghafal lafaz Al-Qur’an, tetapi juga memahami struktur kebahasaan yang menjadi dasar penyusunan ayat-ayat Al-Qur’an,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar analisis struktur bahasa Arab Al-Qur’an, meliputi identifikasi jenis kata (isim, fi’il, dan harf), fungsi sintaksis dalam kalimat, hubungan antarkomponen kalimat, serta penerapannya dalam menguatkan daya ingat terhadap ayat-ayat yang dihafalkan.
Kegiatan juga dilengkapi dengan praktik analisis beberapa surah pilihan yang menjadi target hafalan santriwati.
Anggota tim, Ahmad Rais TM, M.Hum menambahkan bahwa pendekatan linguistik dalam hal ini Nahwu dan Shorof terkait pembelajaran tahfiz memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif. Santriwati tidak hanya mengetahui cara membaca dan menghafal, tetapi juga memahami pesan yang terkandung dalam struktur bahasa Al-Qur’an.
Pendampingan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, praktik analisis ayat, serta evaluasi kemampuan peserta. Antusiasme para santriwati terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi tanya jawab maupun praktik kelompok.
Pihak Madrasah Hafiz Qur’an El-Shahabi Gowa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program PKM tersebut.
Menurut pihak madrasah, kegiatan ini memberikan inovasi baru dalam pembelajaran tahfiz karena menggabungkan aspek kebahasaan dan hafalan secara terpadu. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hafalan, ketepatan bacaan, sekaligus memperkuat pemahaman santriwati terhadap kandungan Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM berharap terjalin kerja sama berkelanjutan antara Universitas Negeri Makassar dan Madrasah Hafiz Qur’an El-Shahabi Gowa dalam pengembangan metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis linguistik Arab. Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan model pembelajaran tahfiz yang lebih efektif, inovatif, dan mampu meningkatkan kompetensi santriwati dalam menghafal sekaligus memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam


Tinggalkan Balasan