PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Salah satu pengunjung menyampaikan kekecewaannya saat berkunjung di Abbana Cafe Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Jln. Lanto Dg. Pasewang, Rabu, 8 Januari 2020.
Pengunjung tersebut, atas nama Topan bersama dua orang temannya, ia mengungkapkan bahwa manejemen abbana cafe itu beda daripada manejemen warkop-warkop lainnya. Uniklah warkop itu jika dibayar dulu baru diminum kopinya.
”Kita sebagai pengunjung, seharusnya kita nikmati dulu baru bayar. Karena jangan sampai yang dipesan tidak sesuai harapan, sementara sudah mi juga dibayar. Juga manejemen seperti ini seakan-akan tidak dipercaya lagi konsumen atau pengunjung,” ungkap Topan kepada pedulirakyat.co.id, Jumat, (10/1/2020).
“Juga saya duga kurang kepercayaan karyawannya terhadap atasannya. Sehingga manejemen seperti ini membuat konsumen kecewa, karena harus bayar dulu baru dibuat, dan saya tidak suka kemarin karena kebetulan isi dompet kosong hanya di ATM ada dan tidak bisa ditoleransi intinya harus bayar dulu,” tambahnya.
Sementara itu, Mas’ud Harum yang punya Abbana Cafe mengatakan bahwa persoalan manejemen tergantung manejernya yang atur. Soal bayar dulu baru nikamati pesanannya tergantung karyawan yang melihat situasi dan kondisi.
”Karena biasa waktu salat, jadi mungkin karyawan mau pergi salat sehingga minta dibayar dulu baru diantarkan pesanannya. Intinya tergantung situasi dan kondisi ji,” kata Mas’ud saat dikonfirmasi pedulirakyat.co.id, Jumat, 10 Januari 2020.(BL)


Tinggalkan Balasan