PEDULIRAKYAT.CO.ID, BUKITTINGGI SUMBAR — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bukittinggi mengadakan Kajian PDPM Bukittinggi Part 1 pada Ahad (5/09/2021) dari pukul 20.15 sd. 22.20 WIB. secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Kajian yang diadakan PDPM Bukittinggi ini dalam rangka program advokasi dari bidang Hukum, HAM dan Advokasi PDPM Bukittinggi. Kajian tersebut mengusung tema: “Memikirkan ulang konsep pemuda negarawan”.

Kegiatan kajian tersebut, mendapatkan dukungan dari AMM Bukittinggi, dan PWPM Sumatera Barat. Dalam acara pembukaan kajian turut dihadiri Adlan Sanur T, M.Ag selaku Sekretaris FOKAL IMM Bukittinggi, Ketua NA, Ketua IPM, dan perwakilan PC IMM Bukittinggi.

Kajian Part 1 PDPM Bukittinggi menghadirkan narasumber Deri Rizal, S.HI., M.H selaku Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumbar, dan Syaflin, S.HI., M.H selaku Anggota DPRD Kabupaten Agam Ketua Komisi I.

Moderator, Hanif Aidhil Alwana, S.H., M.H. mengatakan mengkaji ulang konsep pemuda negarawan, agar pengurus PDPM Bukittinggi yang baru dilantik mendapatkan pandangan yang konstruktif dengan bekal semangat kenegarawanan, di samping itu PDPM Bukittinggi mampu mengimplementasikan itu di lingkungan AMM Bukittinggi sebagai lokomotif persyarikatan di daerah.

“Terselenggarakannya Kajian part 1 PDPM Bukittinggi diharapkan dapat terciptanya solidaritas PDPM Bukittinggi secara internal dan AMM Bukittinggi pada umumnya demi tercapainya peta potensi pergerakan AMM Bukittinggi kedepan, ungkap Hanif kepada pedulirakyat.co.id pada Senin (06/09/2021) kemarin.

“Kemudian dengan modal mapping SDM AMM Bukittinggi, senior dan tokoh-tokoh persyarikatan dapat mendiasporakan setiap kader ke berbagai sektor-sektor strategis demi mewujudkan komitmen Pemuda Muhammadiyah yang bersifat kenegarawanan,” jelas Hanif yang juga Wakil Ketua Bidang Hukum, HAM dan Advokasi PDPM Bukittinggi.

Sementara itu, Azwardi, S.H.I selaku Ketua PDPM Bukittinggi mengatakan kajian yang dilaksanakan ini adalah bukti komitmen PDPM Bukittinggi dalam melakukan kaderisasi yang mapan dan ikut membahas isu-isu terkini secara nasional.

“Harapannya setelah kajian ini ada tindak lanjut yang diimplementasikan dengan memperkuat sektor-sektor ekonomi AMM Bukittinggi dan warga persyarikatan dengan semangat kolaboratif antar ortom di Muhammadiyah Bukittinggi. Apalagi wilayah teritorial PDPM Bukittinggi yang mencakup Kota Bukittinggi dan sebagian wilayah Kabupaten Agam, membuat bargaining position PDPM Bukittinggi semakin potensial,” jelas Azwardi.

“Kedepan PDPM Bukittinggi semakin memperkuat relasi kemitraan dengan berbagai instansi, yang sebelumnya telah bekerjasama dengan BSI dan berbagai lembaga keuangan lainnya,” tegas Ketua PDPM Bukittinggi tersebut.

Stay connect With Us :