Bulukumba, PeduliRakyat.co.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bulukumba sisa menghitung hari. Jika tak ada aral yang melintang kontestasi pesta demokrasi tingkat Desa ini akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 5 Maret 2020.

Seperti diketahui pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bulukumba tahun 2020 diselenggarakan di 64 Desa termasuk Desa Polewali Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.

Nurping, S.Sos salah satu calon kepala desa Polewali yang juga merupakan calon incumbent dengan nomor urut 3 yang optimis dapat meraih suara terbanyak siap menjaga Pilkades damai di Desa Polewali. Calon kepala desa yang maju untuk ketiga kalinya ini juga mengaku telah menghimbau seluruh timnya untuk tidak terprovokasi dan tidak memprovokasi selama memasuki masa-masa kampanye.

Kepada Pedulirakyat.co.id, Sabtu (29/02/2020) melalui via telepon Nurping mengatakan bahwa kampanye damai bukanlah hal baru baginya. Jauh sebelum dirinya kembali bertekad maju kembali sebagai calon ia sudah sampaikan kepada tim, kerabat dan simpatisannya agar senantiasa mengedepankan perdamaian ditengah perbedaan, menurutnya apapun hasilnya jika dilaksanakan secara bermartabat tanpa adanya perselisihan akan mendeskripsikan karakter masyarakat Desa Polewali yang memang dewasa dalam berdemokrasi.

“Sebelum saya bertekad maju kembali, saya sudah menanam pesan kepada tim, keluarga dan simpatisan saya untuk tetap menjunjung tinggi pelaksanaan Pilkades damai, sebab itulah karakter kita selama ini dewasa dalam berdemokrasi, berbeda acuan jari dan pilihan namun satu dalam perdamaian” tuturnya.

Mantan kepala desa dua priode ini juga mengajak calon lainnya untuk menciptakan pilkades damai dengan cara tidak melakukan kampanye provokatif. Menurutnya semua calon kepala desa yang telah ditetapkan adalah putra terbaik Desa Polewali Berdasarkan hasil ketetapan Panitia Pelaksana Pemilihan Kepala Desa (PPKD), jika memang rakyat menginginkan serta sang pencipta menghendaki, tanpa isu provokatif pun semua berpeluang menjadi pemimpin terbaik Desa Polewali.

Nurping juga menjelaskan, bahwa kampanye merupakan momentum untuk menawarkan program kepada masyarakat. “Kampanye ini adalah momentum adu gagasan, dan adu ide bagi setiap calon, untuk meraih empati masyarakat.

“Kita ingin pilkades serentakini terselenggara dengan jujur, adil, dan damai. Beda simbol, dan jari yang diacungkan, adalah bagian dari dinamika demokrasi, setiap orang memiliki hak dalam menentukan pilihannya tanpa tekanan maupun iming-iming money politik. Hak demokrasi setiap orang tidak boleh dibungkam dengan praktek money politik” tegasnya.

Nurping menambahkan, komitmen kampanye damai itu yakni adalah ikhtiar untuk melawan kampanye hitam dengan cara tidak melakukan kampanye provokatif dan isu negatif. Dirinya yakin bahwa masyarakat Desa Polewali adalah masyarakat yang bermartabat, masyarakat yang beradab dan masyarakat yang dewasa menyikapi perbedaan.

“Jaga komitmen dalam berdemokrasi, dan jangan rusak persaudaraan yang ada, siapa pun yang diamanah masyakat maka harus siap mewakafkan tenaga dan pikirannya untuk kepentingan rakyat yang itulah pilihan rakyat” Tutupnya. (*)

Stay connect With Us :