PEDULIRAKYAT.CO.ID, MUARAENIM — Mahasiswa KKN 74 UIN Raden Fatah Palembang mengadakan lomba dan pengajian/tabligh akbar dalam rangka momentum Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah yang dilaksanakan Ahad, (14/03/2021). Kegiatan tersebut, dilaksanakan di Masjid Al-Falah, Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Kegiatan KKN tersebut, juga melibatkan Pemerintah Desa Pinang Belarik, Karang Taruna Desa Pinang Belarik, dan IRMA Al-Falah Desa Pinang Belarik. Kegiatan itu bertujuan memberikan dan mengingatkan kepada kita semua atas perjalanan Isra’ Mi’raj yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, serta dapat mengambil hikmah dari momentum tersebut. Kegiatan itu juga untuk menyelesaikan amanah kampus terhadap pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang telah diatur dan termaktub dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Yayan, Ketua Pelaksana mengatakan motivasi terbesar bagi kami dalam menjalankan kegiatan ini adalah mengevaluasi, dan memperbaiki niat dalam menjalankah ibadah serta mewujudkan muslim yang kokoh dengan konsisten mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj ini semoga dapat meningkatkan ke-imanan dan ketakwaan masyarakat dalam menyakini adanya perjalanaan Nabi Muhammad SAW. untuk menentukan perintah shalat lima waktu satu hari satu malam, semoga masyarakat lebih tekun dan patuh dalam melaksanakan kewajiban sebagai shalat lima waktu terutama berjamaah”, jelas Yayan.

Muhammad Rizky Kurniawan selaku Ketua Kelompok KKN mengungkapkan kegiatan ini bermaksud agar masyarakat dapat memahami bagaimana perjalanan panjang Isra’ Mi’raj yang telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. dan umat muslim harus tahu historis tersebut, sebagaimana kisah yang bisa kita ambil dari momentum ini adalah terjadinya dialog antara Rasulullah SAW. kpd Allah SWT dari peraturan shalat yang ditentukan 50 waktu menjadi 5 waktu”, kepada pedulirakyat.co.id pada hari Senin, (22/03/2021).

“Tentu hal ini menjadi evaluasi juga bagi masyarakat akan hal perjuangan yang dilakukan Rasulullah SAW. Hal ini semata-mata dilakukan oleh Baginda Nabi Muhammad karena tidak ingin ummatnya nanti terlalu berat dalam menjalankan shalat sehingga tidak menjadi barisan muslim yang kokoh serta menjadi insan yang beriman dan bertaqwa”, jelas Rizky.

“Masyarakat harus tau juga adanya Mahasiswa KKN seperti kami yang ditugaskan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di desa setempat, juga menghidupkan kembali kegiatan Keagamaan yang mana beberapa belakangan ini kegiatan banyak terhentikan dikarenakan dampak pandemi COVID-19, dan kami mengajak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana biasanya yaitu 3M (Mencuci Tangan, menjaga jarak dan memakai masker)”. tambah Rizky.

Sementara itu, Arsuan selaku Kepala Desa Pinang Belarik dalam sambutan acara mengatakan turut bangga dan mengapresiasi atas kinerja yang telah dicapai dan dilakukan oleh Mahasiswa KKN UIN, karena kegiatan seperti ini dapat dirasakan oleh banyak masyarakat setempat. Pemerintah desa juga terus mendukung upaya yang senantiasa dilakukan oleh adik-adik Mahasiswa KKN. Selain itu, Arsuan mengatakan bahwa hal seperti ini harus terus dilakukan oleh Mahasiswa-mahasiswa KKN yang lainnya, apa lagi jika ini kegiatan Ke-Islaman tentu sangat berdampak dan bermanfaat bagi desa pinang Belarik.

Kemudian Kegaiatan diakhiri dengan pembagian hadiah para pemenang lomba yang terdiri dari macam-macam lomba yang di ikuti oleh anak-anak dari usia dibawah 7 tahun sampai dgn diatas 7 tahun dgn ketentuan maksimal umur 15 tahun. (Preli/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :