PEDULIRAKYAT.CO.ID, DUMOGA — Kasus pengeroyokan yang di alami oleh salah satu warga desa Ikhwan berinisial FLG yang diduga di lakukan oleh sejumlah warga desa Uuwan yang terjadi pada Minggu dini hari diperkirakan pukul 02.00 di kompleks pemakaman umum desa Uuwan menuai kecaman dari ketua BPD desa Ikhwan.
Menurut ketua BPD desa Ikhwan Fahri Gumer bahwa kasus ini perlu di seriusi oleh pihak Polsek Dumoga Barat. Mengingat kedua desa ini rentan akan kejadian perang antar kampung, apalagi melihat kasus yang terjadi ini adalah kasus pengeroyokan.
“Saya meminta pihak Polsek Dumoga barat dalam hal ini Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Dumoga harus bertindak cepat dan serius agar persolan ini tidak berujung pada perang antar kampung, jangan sampai persoalan tarkam yang pernah terjadi di Dumoga Barat beberapa waktu yang lalu akan kembali terulang dengan adanya kasus ini,” ujar Fahri, sesuai keterangan tertulisnya, Rabu (28/9/2022).
Menurut ketua BPD Ikhwan, Fahri Gumer. Bahwa kasus yang terjadi antara desa Kosio dan Doloduo kemarin akibat lambatnya gerakan penanganan dari pihak kepolisian.
Jika kali ini pihak Polsek Dumoga barat juga lambat melakukan penanganan maka jangan salahkan jika ada hal-hal atau gerakan-gerakan yang akan di lakukan oleh pihak keluarga korban.
Selain itu, pemerintah desa Uuwan diminta agar segera mencari pelaku pengeroyokan, serta segera melakukan upaya rekonsiliasi dengan pemerintah desa Ikhwan beserta pihak kepolisian untuk segera menyelesaiakan kasus pengeroyokan yang terjadi.


Tinggalkan Balasan