PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — ​Tim perwakilan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (FK Unismuh Makassar), Makassar, Sulawesi Sekatan, Tim KTI Muh. Riswanda Yar Yara, Sagena Nurul Carisma dan Arista Ardiyan Hamzah, raih Juara 1 Nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Tim poster publik Arsyllah Anwar, Wulan Masri, Maulia Mauman serta tim Muh Abiyudo, Ainun Jariah, Muh Riswanda Yar yara masing-masing merahih juara 1 dan juara 2 Nasional Poster Publik di ISMC 2020, untuk kalangan Mahasiswa Kesehatan dengan tema utama ‘Herbal Medicine’. Setelah berhasil mengalahkan 8 tim rivalnya dalam putaran final ISMC 2020 cabang KTI dan Poster Publik, yang digelar di Makassar, Jumat, 10 Januari 2020.
​
​Perjuangan keras tim perwakilan FK Unismuh Makassar dalam mengikuti lomba KTI dan Poster Publik bisa dibilang luar biasa, dimulai dari proses pengiriman karya,seleksi finalis sampai tahap final presentase seluruh tim perwakilan FK Unismuh telah mempersiapkan karyanya dengan sangat matang, hal itu terlihat pada saat menghadapi pertanyaan-pertanyaan dewan kritis dewan juri sangat luar biasa. Jawaban-jawaban serta penjelasan  seluruh Tim juara FK Unismuh terkait isi presentase mampu memuaskan para dewan juri.
​
​Usai menerima piala kejuaraan dan sertifikat sebagai juara 1 Nasional dari Panitia Ibnu Sina Medical Competition 2020, ketua tim KTI Muh. Riswanda Yar yara mengungkapkan rasa bangganya berhasil meraih tempat terhormat.
​
​“Kami sangat senang dan bangga. Hal ini akan terus memotivasi kami untuk lebih memperdalam kajian-kajian kami terutama tentang herbal medicine, dan akan berusaha semaksimal lagi di Kompetisi-kompetisi selanjutnya untuk mengharumkan Almatater kami sehinggal lebih dikenal lagi di kompetisi-kompetisi Nasional,” ujar Mahasiswa FK Unismuh ini.
​
Dalam kesempatan yang sama, ketua tim poster publik Abiyudo Nugroho menyampaikan apresiasi tak terhingga kepada panitia ISMC 2020, sebab dengan adanya kegaiatan ini dapat memberikan wadah bagi kami peneliti-peneliti muda untuk terus berkarya.

​​”Jadi yang kami rasakan, saat kami mempresentasekan karya kami didepan para juri merupakan kepuasaan tersendiri. Saya harap Universitas Muslim Indonesia akan tetap melaksanakan kegiatan ini tiap tahunnya sebagai wadah bagi kami peneliti muda untuk menyalurkan bakat dan karya kami dan tentunya saya harap karya ini apat di publikasikan ke khalayak masyarakat untuk bisa diimplementasikan. Tidak hanya gagasan semata,” jelas Abiyudo sesuai rilis yang diterima pedulirakyat.co.id, Minggu, (12/1/2020).
​
​Mengapresiasi para juara, dr. Andi Weri Mappasompa Sp.S selaku juri KTI ISMC 2020 menyatakan rasa bangganya kepada seluruh finalis yang merupakan generasi muda luar biasa dengan pemikiran-pemikiran tentang kesehatan yang berkualitas.
​
​”Saya kagum, Ternyata mereka bukan generasi yang apatis terhadap pemasalahan dunia kesehaan terutama terkait ilmu herbal medicine. Mereka adalah generasi muda yang responsif. Ini terlihat dari karya-karya ilmiah mereka. Tema-tema mereka sangat bagus,terlepas dari sebagai sebuah karya ilmiah, karya mereka dapat menjadi acuan untuk perkembangan ilmu herbal diindonesia,” terangnya.
​
​Dalam kesempatan yang sama dr.Weri menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan perlombaan seperti ini perlu diadakan terus menerus tiap tahunnya serta perlu dimasifkan lagi kedepannya, kalau perlu karya-karya mereka di publikasikan, dan juga ini menjadi tantangan untuk kampus FK lain di Makassar khususnya untuk membuat kegiatan yang seperti ini juga. Sebab, banyak sekali potensi-potensi pemikiran yang bagus tentang kesehatan di kalangan-kalangan mahasiswa-mahasiswa di generasi ini.(rls)

Stay connect With Us :