PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Dana Mitra Tani menggelar pendidikan koperasi untuk petani aren DAS Balangtieng. Dilaksanakan di aula pertemuan kantor Desa Bonto Haru Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba, Selasa (4/6/2024).

Kegiatan ini, diikuti 20 orang perwakilan petani dan keluarga petani aren dari beberapa desa yang tersebar di tiga kecamatan, kecamatan Rilau Ale, Kecamatan Kindang dan Kecamatan Bulukumpa hadir mengikuti pendidikan koperasi.

Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber, Sri Irma, M,S.STP,M,SI Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulukumba, memberikan materi tengtang perkoperasian.

Bahahruddin, Kepala Desa Bonto Haru, dalam sambutannya mengatakan DAS Balangtieng punya potensi sumber daya alam yang besar, tentu diharapkan untuk sama-sama menjaga dan melestarikan DAS Balangtieng.

Sri Puswandi, Ketua Dana Mitra Tani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Dana Mitra Tani(DMT) menjalankan program Pengembangan dan Pendampingan Komunitas Petani Penghasil Produk Gula Aren(gula merah) Melalui Badan Usaha Koperasi Untuk Mendukung Pemulihan Dan Perlindungan Ekosistem DAS Balangtieng. Program yang dijalankan Dana Mitra Tani atas dukungan GEF SGP Indonesia, Yayasan Bina Usaha Lingkungan, Balang Institute dan UNDP.

“Kegiatan Pendidikan koperasi merupakan rangkaian kegiatan program yang dijalankan Dana Mitra Tani, dan akan dibentuk Koperasi Petani Aren DAS Balangtieng,” jelas Wandi.

Kata Wandi, untuk program bulan juni, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan, seperti hari ini, pendidikan koperasi dan akan dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan koperasi, dan beberapa kegiatan lain di bulan juni seperti pendidikan menajemen usaha dan keuangan, dan FGD Kebijakan

“Secara umum tujuan dari program ini terbangunnya aksi kolektif penghasil gula merah(gula aren) dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, peningkatan hasil usaha ekomomi, dan aksi adaptasi mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan dalam kawasan DAS Balangtieng,” kata Wandi.

“Pendidikan koperasi yang dilakukan hari ini, diharapkan para peserta memiliki pengetahuan tengtang koperasi, dan menjadi pelopor penggerak pengembangan koperasi bagi petani gula aren di kawasan DAS Balangtieng,” tutupnya.

Stay connect With Us :