PEDULIRAKYAT.CO.ID, ENREKANG — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Enrekang sukses gelar Dialog Kebangsaan, yang berlangsung di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Senin (15/8/2022).
Dialog kebangsaan ini, menghadirkan Forkopimda Kabupaten Enrekang, yaitu Ketua DPRD, Muh. Idris Sadiq, S.Sos.,MM. DANDIM 1419 Enrekang LETKOL INF Arie Sutanto, KAPOLRES Enrekang diwakili AKP Abdul Rahman, S.Sos. Kejaksaan Negeri Enrekang diwakili, Ibu Syarkiah M., S,H.,M.H. Dan Tokoh Pemuda, Yakni Umaruddin, S. Pd., M.Pd. Ketua Pemuda Muhammadiyah Kab. Enrekang. Dengan mengusung tema “Semangat Revolusi bangkit NKRI”.
Yusran Sahodding (Ketua Umum PC IMM Enrekang), dalam pengantarnya menyampaikan bahwa saat ini perlu memang ada upaya untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalis pemuda. Karena hampir segala lini dalam kehidupan kita mengalami dekradari.
“Maka dari itu pada dialog kali ini kita mengangkat tema “Semangat Revolusi, bangkit NKRI”,” ujar Yusran kepada pedulirakyat.co.id, Rabu (17/8/2022).
Sementara itu, Diketahui, Dialog ini dibuka Langsung oleh BUPATI ENREKANG. H. Drs. Muslim Bando M. Pd,M.Pd selaku ketua Pemuda Muhammadiyah memberikan dorongan dan motivasi kepada anak muda untuk menghadirkan rasa cinta dan rasa kepemilikan terhadapa NKRI.
“Kita harus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam memajukan indonesia, karena pemuda tidak dilihat dari usia melainkan dari semangatnya dalam melakukan perubahan yang lebih baik. Ada beberapa hal penting yang harus dimiliki oleh pemuda yakni rasa Cinta dan rasa memiliki,” jelas
Senada dengan Ketua DPRD, Muh. Idris Sadiq memberi pesan kepada para pemuda untuk membangun jiwa kompetitif di era ini. Pumuda saat ini harus memunculkan jiwa kreatifitas, inovasi, adaptif, positif thinking yang dimulai dari sekarang.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa, beberapa fungsi DPR itu sendiri selaku perwakilan rakyat. Dan jika sudah ada daerah memiliki perwakilan rakyat, maka dapat dikatakan tempat itu sudah memiliki perwakilan. Maka perlu kami sampaikan bahwa DPRD itu memiliki 3 fungsi utama yakni membuat PERDA, Melakukan pengawasan dan, memberikan pengantaran,” ujarnya.
Selain itu, Syarkiah dari Krjaksaan Negeri Enrekang memberikan pemahaman kepada anak muda, bahwa tidak yang patut disombongkan karena masih ada orang yang lebih dari apa yang dimiliki.
“Namun perlu saya sampaikan juga, bahwa pemuda tetap rendah hati dan anak muda harus memanfaatkan kemajuan teknologi sebaik mungkin. Karena secanggih apapun tekhnologinya jika tidak dibarengi dengan SDM yang baik dan pintar, semuanya tidak akan berguna dengan maksimal,” pungkas Syarkiah.
Juga AKP Rahman dari Kapolres, ia memberikan petuah kepada pemuda bahwa sebagai apapun, yang paling diutamakan adalah etika.
“Karena selama ini kita harus terapkan di dalam kehidupan pemuda bahwa wajib memiliki itu sebagai penyambung esteped kader bangsa,” bebernya.
Senada yang di sampaikan Dandim Letkol ANF Arie Sutanto, ia mengimbau kepada anak muda, agar sadar dalam hal terlambat. Sehingga bagaimana pun juga, tetap mengubah ke arah yang lebih baik.
“Karena sehari sangat berpengaruh dan mencerminkan diri kita kedepannya, kita bebas tentukan pilihan, asalkan mampu mempertanggungjawabkan. Intinya bahwa pilihan kita dan tidak kalah penting sopan santun yang senantiasa dijunjung tinggi,” ujarnya.
Diketahui, Dialog ini dibuka Langsung oleh Bupati Enrekang. H. Drs. Muslim Bando M. Pd.


Tinggalkan Balasan