PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — H. A. Muchtar ali Yusuf (Bupati Bulukumba) resmi melantik pejabat struktural, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jumat 11 Juni 2021. Pada pelantikan ini, dilaksanakan secara langsung dan virtual dari 268 sekitar 20 orang dilantik di Ruang Pola dan yang lainnya secara virtual.
Usai pelantikan, H. A. Muchtar ali Yusuf sapaan akrabnya Andi Utta itu menyampaikan dalam sambutannya, mengajak para hadirin agar memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT.
“Atas segala limpahan karunia dan hidayah-Nya kepada kita sekalian, sehingga pada hari ini kita dapat bersama-sama mengikuti Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Struktural Administrator, Pengawas dan Pelaksana Lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.
“Apa yang baru saja kita ikuti dan saksikan bersama adalah merupakan proses pelantikan 268 pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba, sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pelaksanaan mutasi pada awal tahun 2020 yang lalu,” jelasnya.
Lanjut Andi Utta, ia mengungapkan bahwa sesungguhnya kebijakan yang dilaksanakan kali ini terasa berat bagi Bupati bersama Wakil Bupati yang baru mengawali pemerintahan ini beberapa bulan. Tentu juga akan terasa berat bagi para ASN yang terkena mutasi pada pelantikan pejabat struktural ini.
“Namun langkah ini harus kita tempuh bersama untuk melaksanakan aturan demi perbaikan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan di masa-masa mendatang. Mutasi pelantikan ini ibaratnya kita menelan obat Pil Pahit. Semua merasakan pahit namun efeknya akan menyembuhkan penyakit atau memperbaiki segala kekurangan yang terjadi selama ini,” ujar Andi Utta.
Membutuhkan Aparatur Pemerintah yang Professional, Pekerja Keras, dan Memiliki Dedikasi yang Tinggi
Tentu mutasi ini, kata Andi Utta, akan berdampak pada kepercayaan KASN kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba, bahwa Pemda Bulukumba memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan aturan penataan birokrasi pemerintahan.
“Olehnya itu, sungguh kami berharap kepada saudara-saudaraku semua, agar keputusan ini dapat kita terima dengan jiwa yang besar, hati yang lapang dan selanjutnya tetap melaksanakan tugas dan fungsinya, serta memenuhi hak dan kewajibannya selaku abdi Negara dimana pun saudara-saudara ditempatkan,” kata Andi Utta.
“Insya Allah ke depan, di era pemerintahan ini, kami berkomitmen untuk melakukan penataan birokrasi yang akan menekankan pada profesionalisme dan integritas aparatur dalam pendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba dan memajukan daerah yang kita cintai bersama,” lanjutnya.
Selain itu, lanjut Andi Utta, bahwa atas pelaksanaan mutasi ini, perlu menekankan kepada para Kepala OPD untuk mengambil peran melakukan antisipasi terhadap adanya jabatan yang kosong. Untuk segera mengusulkan dan ditetapkan pejabat pelaksana tugas dalam jabatan tersebut dengan mempertimbangkan kompetensi dan profesionalisme ASN.
“Langkah ini harus kita tempuh untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan dengan baik untuk selanjutnya kita akan melakukan penataan birokrasi yang mendukung pencapaian visi dan misi pemerintahan ini,” ungkapnya.
Terakhir, Andi Utta berpesan, bahwa kepada semua aparatur sipil Negara yang terdampak pada mutasi ini untuk tidak berkecil hati dan kecewa.
“Kami meminta untuk tetap melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik, dan menunjukkan dedikasi yang tinggi serta meningkatkan kinerjanya di tempat tugas masing-masing. Oleh karena bagaimana pun, ke depan untuk mengawal pemerintahan dan pembangunan ini, kami tetap membutuhkan aparatur pemerintah yang professional, pekerja keras, dan memiliki dedikasi yang tinggi,” tutupnya. (hms/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan