Berita

Basri Lampe: Aku Anak Petani

209
0
Basri Lampe

Oleh: Muh. Basri Lampe (Anak Petani)

PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Hari ini kami berada disini di sawah Bakung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba melakukan aktivitas yaitu aktivitas seorang petani. Saya posting foto ini, karena bagiku adalah suatu momen yang tidak akan terulang kembali.

Advertisement

Bangga dilahirkan dari orang tua petani, bisa merasakan pahit manisnya kehidupan di duniawi. Pekerjaan petani tidak akan diaudit oleh siapapun meskipun hasilnya terkadang sesuai harapan juga terkadang tidak sesuai karena gagal panen. Beda pemangku jabatan yang punya gaji tinggi, sudah jelas gajinya tapi tidak sedikit bisa mensyukuri gajinya sendiri.

Karena banyak pemangku jabatan masih saja mengambil haknya masyarakat meskipun sudah punya gaji tinggi. Saya kira perbuatan seperti ini memang dari oknumnya rusak yaitu tidak mensyukuri apa yang dia dapatkan. Dan biar sistem yang bagus kalau oknumnya rusak maka sistem yang bagus itu tidak akan dirasakan oleh masyarakat.

Sehingga banyak pemangku jabatan berhadapan dengan hukum karena perbuatannya melawan hukum. Wahai pemangku jabatan syukurlah apa yang diamanahkan oleh rakyat dan jalankan sebaik-baiknya. Karena aku anak petani selalu siap berteriak demi kepentingan buruh tani dalam hal ini kepentingan masyarakat.

Karena aku benar-benar merasakan pahit manisnya perjuangan seorang petani. Maka sangat sakit hati jika hak seorang petani aliyas masyarakat bawah diambil haknya oleh pemangku jabatan. Wahai pemangku jabatan yang selalu mengambil hak masyarakat sadarlah. Karena suatu saat nanti anda akan pertanggungjawabkan kepada Allah SWT, ingat bahwa jabatan itu adalah amanah.!

Desa Jojjolo, Bulukumba, Selasa, 27 Mei 2020.

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here