PEDULIRAKYAT.CO.ID, Ungaran — Telah terjadi tanah longsor di KM 426+400 akibat desakan arus derasnya curah hujan semalam, Sabtu (31/05/2020). Hingga menutupi sebagian ruas KM 420+600 B jalan Ungaran-Semarang, tepatnya KM 429.

Akibat tanah longsor tersebut, arus lalu lintas dialihkan ke GT Ungaran atau Bawen.
Dari hal ini pihak Trans Marga Jateng selaku pengelola jalan tol bersama pihak Satlantas Polres Kab. Semarang dan BPBD pemerintah daerah setempat berupaya melakukan pembersihan material tanah longsor.

Menurut Kepala BPBD Kab.Semarang, Heru Subroto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bersama Trans Marga Jateng dan Satlantas Polres Kab.Semarang terus berupaya membersihkan material tanah longsor dan bebatuan yang menutupi ruas jalan tol. Agar arus jalan tol kembali dapat digunakan.

“Dan pagi ini, untuk kendaraan dari arah Bawen menuju Ungaran masih dialihkan. Namun sekarang ini, pihak kami sudah hampir selesai membersihkan, dan tinggal melakukan penyemprotan,” katanya.

Diketahui, Heru menambahkan, akibat terjadinya tanah longsor disebabkan desakan arus derasnya air hujan yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wib yang terus menerus. Sehingga tergerus dan longsor.

“Karena semalam terjadi curah hujan begitu deras, dan adanya desakan arus air. Sehingga menyebabkan tanah tergerus dan akhirnya longsor,” tambahnya.

Adanya curah hujan yang begitu deras, hingga mengakibatkan listrik wilayah Kab.Semarang dan sekitarnya padam. Termasuk juga sebagian Wil. Jateng.(Tri)

Stay connect With Us :