Bulukumba, Pedulirakyat.co.id – Pasangan Kacamatayya secara resmi mendapatkan sokongan kekuatan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai Millenial itu secara resmi telah menyerahkan format B1-KWK dalam acara deklarasi dukungan yang dilaksanakan di Basecamp Loyalitas PSI Bulukumba, Jl. Dr. Samratulangi, Kecamatan Ujungbulu, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (04/10/2020).

B1-KWK yang ditandatangani oleh Ketua DPP PSI Grace Natali dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni juga sebagai jawaban atas klaim PSI oleh kandidat lainnya beberapa waktu lalu.

Ketua PSI Bulukumba, Muh. Asri Pato saat dikonfirmasi membeberkan alasan partainya mendukung pasangan TSY-AM, karena satu-satunya pasangan calon yang peduli terhadap keterlibatan pemuda pada pengembangan daerah. Hal itu juga telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya oleh Andi Sukri A Sappewali dan Tomy Satria Yulianto.

Muh. Asri Pato juga mengakui bahwa program strategis pasangan Tomy Satria Yulianto – Andi Makkasau dengan mendorong penumbuhkembangan UMKM dan Ekonomi kerakyatan, menjadi solusi pengembangan daerah ke arah lebih baik di masa mendatang.

”Dari program pasangan Kacamatayya, kami juga melihat pribadi yang sederhana pada diri Tomy Satria dan Andi Makkasau yang menggambarkan kesederhanaan masyarakat Bulukumba secara umum. Dalam hal berpolitik beliau memiliki kharisma yang positif dan mampu berbaur melalui keikhlasan, bukan money politik. PSI yakin, dengan Kacamatayya, akan membawa Bulukumba ke arah lebih baik,” Kata pria Asal Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa itu.

Asri Pato juga menilai, program yang didorong pasangan Kacamatayya sangat komprehensif dan meluas sehingga mampu menyentuh seluruh kalangan masyarakat, sehingga layak menahkodai Bumi Panrita Lopi.

Asri Pato mengakui, sedikitnya 40 Kader PSI yang telah menghadiri deklarasi, akan mensosialisasikan program-program Kacamatayya di masyarakat. Diantaranya peningkatan akses dan kualitas
layanan kesehatan masyarakat serta Universal Health Coverage (UHC).

“Seperti kita ketahui, UHC merupakan salah satu cita-cita Pemerintah Indonesia dengan meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan akan berkontribusi pada status psikologi yang kuat. Selain itu UHC juga menjadi jalan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, melindungi dari resiko finansial akibat pelayanan kesehatan khususnya penyakit katastropik,” Kata Tomy Satria saat diwawancarai awak media.

Bulukumba ke depan kata pria berkacamata itu, mengambil langkah signifikan dengan menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan integerasi dari berbagai bentuk jaminan kesehatan yang telah diterapkan sebelumnya.

“Ke depan, tidak adalagi masyarakat kita yang kesusahan berobat karena BPJS nya tidak aktif, atau tak mampu membayar iuran. Mengapa, karena Pemda kami dorong untuk membayar iulan BPJS Kesehatan warga yang saat ini jumlahnya sekitar lebih dari 100 ribu jiwa,” Kata Tomy Satria.

Lebih jauh Tomy Satria juga akan pengoptimalkan layanan Public Safety Center (PSC) yang lebih responsive dan humanis, serta Penguatan Puskesmas sebagai layanan Promotif Preventif. (*)

Stay connect With Us :