PEDULIRAKYAT.CO.ID, Ungaran —  Adanya peningkatan angka covid-19 yang terjadi di Kab.Semarang yang banyak ditemukan berasal dari klaster pasar tradisional. Pemkab.Semarang melalui Sekda Kabupaten, Gunawan Wibisono mengatakan bahwa sebagai pusat pengendalian Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (OpGugas PP) Covid-19 akan melakukan sosialisasi dan supervisi di pasar-pasar tradisional wil. Kabupaten Semarang. Hal ini guna mencegah dan sekaligus menekan penyebaran pandemi virus covid-19 lebih luas, Selasa (16/06/2020).

“Dari penyebaran virus tersebut berasal dari klaster pasar tradisional, baik dari kota Semarang dan Boyolali. Dan pada umumnya adalah pedagang di pasar Rejomulyo atau yang dikenal pasar Kobong. Lalu pasar Peterongan dan pasar wilayah Boyolali. Termasuk juga pedagang lintas perjalanan dari luar daerah. Namun yang terbanyak adalah dari penduduk Kab.Semarang yang berdagang di pasar tradisional,” katanya.

Selanjutnya, Gunawan menerangkan, perlu diketahui, untuk per Selasa (16/06/2020) pukul 15.00 Wib ada 25 orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan 7 pasien dalam pengawasan (PDP). Adapun 55 orang yang dinyatakan positif Covid-19, dengan rincian yakni 10 orang tengah dirawat, 21 orang menjalani isolasi dirumah singgah, 18 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal dunia.

“Dari data yang kita lihat tersebut, pihak kami menghimbau pada seluruh masyarakat dan umumnya. Dan khususnya para pedagang yang beraktifitas didalam maupun diluar Kab.Semarang untuk dapat berlaku disiplin dan mematuhi protokol kesehatan,” himbaunnya.

Sementara guna menyikapi adanya peningkatan tingginya angka covid-19 yang banyak ditemukan di klaster pada tradisional, dirinya mengatakan, bahwa Pemkab.Semarang berencana akan membentuk Satgas covid-19 khusus disetiap pasar. Dan paling tidak dibutuhkan lima orang yang terdiri dari lintas pengelola yang ada di pasar tersebut.

“Satgas ini nantinya diharapkan dapat mensosialisasikan protokol kesehatan dan juga mendisiplinkan para pedagang secara masif,” katanya.

Sejalan dengan rencana hal ini, dia menambahkan, Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Kab.Semarang besok pada hari Kamis hingga Sabtu (18-20/06/2020) akan melakukan sosialisasi dan supervisi dipasar-pasar tradisional di wilayah Kab.Semarang, yakni untuk tahapan pertama dimulai dari pasar Bandarjo, Karangjati, Projo dan pasar Ambarawa.

“Disamping itu juga melakukan evaluasi yang salah satunya tentang pembinaan bagi para pedagang, apabila tidak disiplin. Kami akan memberikan pembinaan administratif hingga penutupan pasar,” tambahnya.

Sementara itu untuk tim dalam giat tersebut, terdiri dari Diskumperindag, Dinkes, Polres Semarang, Kodim 0714/Salatiga, Satpol PP, Damkar, BPBD dan OPD yang terkait lainnya.(Tri/Lind media/WA)

Stay connect With Us :