PEDULIRAKYAT.CO.ID, Blora — Tim Gugus covid-19 Kab.Blora terjunkan petugas gabungan untuk mencari seorang pasien positif corona/covid-19 yang kabur (melarikan diri) dari Klinik Bhakti Padma, Kabupaten Blora.
Menurut Plt Kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Kab.Blora, Lilik Hermanto saat dikonfirmasi menerangkan, bahwa pasien positif covid-19 tersebut merupakan santri klaster Tembora, Magetan-Jawa Timur. Dan diketahui oleh perawat klinik tadi pagi. Dengan adanya hal itu, Tim Gugus covid-19 menerjunkan petugas gabungan dalam Satuan tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Satgas PP Covid-19) untuk mencari pasien tersebut, Kamis (04/06/2020).
“Dimungkinkan pasien itu kabur karena kangen sama keluarganya. Sebab pasien tersebut sudah menjalani test Swab sebanyak dua kali, dan hasilnya masih positif. Meskipun tidak mengalami gejala sakit kronis atau penyakit penyerta. Namun dari hal ini belum diperkenankan pulang,” jelasnya.
Sementara disisi lain, Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si selaku Sekretaris Gugus Satgas PP Covid-19 Kab.Blora yang tengah didampingi Plt Kadinkes dan Kabid Pemerintah desa Dinas PMD, ketika disinggung soal data update Covid-19 yang ada di wilayah Kab.Blora mengatakan, pencapaian update perkembangan penyebaran virus covid-19 hari ini tidak ada tambahan. Dan jumlah kasus yang terkonfirmasi positif masih tetap seperti kemarin, yakni 30 kasus, dengan rincian 22 orang pasien dirawat, 3 orang meninggal dan 5 orang sembuh.
“Kita berharap dari hal itu, mudah-mudahan semakin banyak sembuh. Sebab kondisi sudah banyak membaik,” katanya.
Kemudian dirinya menambahkan, jumlah pasien reaktif hasil rapid test masih cukup banyak hingga mencapai 117 orang. Sementara untuk PDP masih ada 6 orang dalam pantauan. Sedangkan 24 orang ODP dan 129 OTG. Adapun untuk jumlah pemudik dari semalam hingga hari ini sudah mencapai 36.469 jiwa.
“Dengan ada data tersebut, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan dan meningkatkan kedisiplinan. Serta mentaati ketentuan pelaksaan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” tambahnya mengakhiri pembicaraan.(Tri/Lind media/email)


Tinggalkan Balasan