Oleh: MT. Mudjaki (Jurnalis, Pegiat Dan Pemerhati pendidikan Agama Islam)

PEDULIRAKYAT.CO.ID — Menumbuh kembangkan pendidikan karakter taqwa pada anak merupakan suatu pendidikan terpadu yang diterapkan mulai dari keluarga, yakni kedua orang tuanya. Hingga kejenjang pendidikan sekolah melalui guru (agama maupun umum).

Hal tersebut tentunya tidak lepas atas sistem dan metode yang disesuaikan dengan tata aturan yang terukur dan terarah akan nilai-nilai potensinya, kepribadiannya dan kemanusiannya. Baik secara tauhidiyyah, jasadiyyah, aqliyyah, ‘ubudiyyah dan khalifiyyah. Sehingga menjadikan anak-anak tumbuh menjadi diri pribadi manusia muslim/muslimah berkarakter kaffah (utuh).

Dari hal ini haruslah diperkuat dan disinergikan atas berapa aspek-aspek penjabarannya. Yang terdiri dari empat (4) hal aspek, yaitu:

-Aspek Akidah, merupakan aspek karakter taqwa dalam beriman pada Allah, malaikat, nabi&rosul, kitab suci Al Quran maupun kitab suci sebelumnya, seperti Zabur, Taurat dan Injil. Serta juga beriman pada kodrat, irodat dan hari akhir; kiamatNYA.

-Aspek Akhlak, merupakan aspek karakter taqwa yang senantiasa bersyukur, selalu memohon pertolongan dan bersujud taubat hanya pada Allah. Bersifat pemaaf, sabar, pemurah dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dan ujian hidup. Serta menjaga kehormatan, istiqomah, amanah dan dapat menepati janji.

-Aspek Ibadah, merupakan aspek karakter taqwa yang senantiasa menjalankan dan mendirikan sholat, senang beramal dari rizki/harta hasil keringat yang halal lagi baik pada fakir miskin, anak yatim piatu dan orang yang tengah membutuhkan hanya semata-mata mengharapkan ridho Allah. Menjalankan puasa, baik wajib maupun sunnah. Senang membaca dan mengkaji kajian kitab suci Al Quran. Serta menunaikan ibadah haji dan umrah (bagi yang mampu, red).

-Aspek Mua’malah Duniawiyyah, merupakan aspek karakter taqwa yang senantiasa giat bekerja, belajar menuntut ilmu agama dan pengetahuan umum. Suka berbagi pengalaman, baik pemikiran, pengetahuan dan tenaganya demi kemanusian atas ridho Allah, serta sesuai dijalanNYA. Selalu rendah hati (tawadhu) dan hidup sederhana.

Dari ke-4 aspek beserta jabarannya tersebut diatas sangatlah jelas, dan memiliki arti makna nilai-nilai bersifat manfaat budi pekerti dan keteladanan. Yang dapat menjadikan anak-anak tumbuh berkembang optimis, komunikatif, percaya diri dan bermasa depan. (*)

Stay connect With Us :