Bulukumba.PeduliRakyat.co.id – Pemilihan kepala desa di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan tidak terasa telah memasuki masa kampanye. Sesuai jadwal yang ditetapkan, pelaksanaan pemilihan kepala di Kabupaten Bulukumba akan diselenggarakan pada tanggal 5 Maret 2020 secara serentak di 64 Desa termasuk Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang.

Oleh karena pelaksanaan Pilkades yang kini menyisakan waktu empat hari lagi, sehingga tidak jarang situasi di masyarakat terkadang memanas dengan berbagai isu dan propaganda yang dapat memecah persatuan dan kesatuan. Tidak menutup kemungkinan  dapat terjadi pula di Desa Paenre Lompoe yang di kenal sebagai desa yang masyarakatnya memiliki partisipasi tinggi dalam momentum pilkades. Oleh karena itu, Muhammad Daud yang juga merupakan calon kepala Desa nomor urut 2 menghimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga situasi Pilkades agar tetap aman dan kondusif.

Desa Paenre Lompoe adalah salah satu desa di Bulukumba yang masyarakatnya sangat antusias dalam menyambut pilkades. bahkan hampir seluruh warga yang sudah memiliki hak pilih turut mengambil bagian dalam proses kampanye dalam memenangkan kandidat yang di usung. Sehingga tingginya intensitas antusiasme masyarakat yang terlibat langsung dalam mengkampanyekan calonnya biasanya rentang terjadi konflik. Olehnya itu, saya menghimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi.

“Ayo kita cerdas dalam berdemokrasi untu menghasilkan kepala desa terpilih yang bermutu” tegas Daud kepada PeduliRakyat.co.id melalui sambungan via telepon, Minggu (01/03/2020).

Daud menjelaskan bahwa perbedaan dalam pilihan adalah bagian dari dinamika berdemokrasi. Sehingga dirinya mengajak seluruh masyarakat Paenre Lompoe untuk tetap merawat budaya persatuan dan kesatuan serta selalu bersikap dewasa dalam memaknai perbedaan pilihan. Daud juga menambahkan bahwa perbedaan dalam sebuah pilihan pada dasarnya merupakan sebuah kekuatan dalam upaya meningkatkan partisipasi pembangunan di Desa Paenre Lompoe.

“Memasuki min empat hari “H” pelaksanaan Pilkades Paenre Lompoe saya mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat untuk terus merawat semangat tali silaturahim dan senantiasa dewasa dalam menyikapi perbedaan, jangan memprovokasi, jangan terprovokasi, mungking seperti itu garis besarnya” tutup Daud (*)

Stay connect With Us :