PEDULIRAKYAT.CO.ID, JAKARTA — Di tengah mahalnya biaya kursus bahasa asing, komunitas Nande Nihon muncul sebagai terobosan. Didirikan oleh Royyuda Agusto atau Sansan, program ini menghadirkan kelas daring bahasa Jepang tanpa dipungut biaya.
Dengan sistem relawan, komunitas ini berupaya memastikan akses belajar bahasa Jepang bisa dinikmati oleh siapa pun, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Saat ini, Nande Nihon digerakkan oleh 22 orang yang semuanya bekerja secara sukarela. Program belajar difokuskan pada level dasar JLPT N5 dan N4.
“Belajar itu hak, bukan privilege,” ujar Sansan. “Kami ingin anak muda punya bekal dasar agar bisa melanjutkan langkah ke jenjang lebih tinggi.”
Diva Kyla, co-founder, menambahkan, “Dengan optimisme dan kurikulum yang terstruktur, peserta lebih percaya diri melangkah. Kami juga mendukung mereka dengan informasi terbaru soal studi dan magang.”
Kehadiran Nande Nihon menjadi simbol kepedulian dan gotong royong di dunia pendidikan. Semoga gerakan ini bisa menginspirasi lahirnya komunitas serupa di bidang lain.
Instagram profile : @sansansanoy
Instagram komunitas : @nandenihon
Website : www.nandenihon.com


Tinggalkan Balasan