PEDULIRAKYAT.CO.ID, BOGOR — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor gelar unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor, Jumat (29/9/2023) kemarin.

Telah terlaksana aksi demonstrasi di pemkab Bogor bertajuk rapor merah bupati, IMM gruduk pemkab Bogor.

Jendlap aksi, Nana mulyana mengatakan, aksi demonstrasi ini ialah bentuk berkabung, atas hilangnya marwah dan kesaktian Bupati untuk menyelesaikan berbagai macam problematika di Kabupaten Bogor.

“Kami melakukan aksi ini ialah simbol amarah masyarakat Kabupaten Bogor, atas nilai Rapor merah nya Bupati, yang tak kunjung diperbaiki,” kata Nana dalam keterangan rilisnya, Sabtu (30/9).

Sementara itu, Nana mengungkapkan, bahwa aksi ini dimulai dari orasi ilmiah, aksi teaterikal, bakar ban mobil, bakar keranda. Hingga mendorong pagar telah dilakukan masa aksi, dengan beberapa roundown aksi tersebut ialah untuk mengundang Bupati agar menghampiri masa aksi.

“Namun Bupati enggan berhadapan dan bercengkrama dengan kami,” ungkap Nana.

“Kami menyayangkan atas sikap Bupati, sempat dipenghujung waktu aksi, masa aksi memaksa masuk untuk melakukan pernyataan sikap di depan kantor Bupati. Namun sayang terpaksa berhenti karna pagar telah digembok oleh aparat dan aksi kami ada yang terkena pukul okeh oknum satpol pp, meski tidak ada bukti vidio atau foto tapi kami menyaksikannya secara langsung,” jelasnya.

Dalam aksi ini membawa 5 isu fundamental di Kabupaten Bogor:
1. Menantang Bupati Bogor untuk memberikan punishment terhadap perusahaan tambang yang masih membiarkan Dump truck beroperasi diluar jam operasionalnya.
2. Mendesak Bupati untuk memaksimalkan pemerataan perbaikan infrastruktur jalan
3. Mendesak Bupati untuk membebaskan Kabupaten Bogor dari bahayanya stunting.
4. Mendesak Bupati untuk pemerataan dalam memberikan bantuan air bersih di daerah kekeringan.
5. Mendesak Bupati untuk cepat tanggap memperbaiki pasar leuwiliang pasca kebakaran.

“Dengan itu kami sampaikan aspirasi tersebut dengan penuh keseriusan, dan berharap Bupati agar segera bersikap. Jika hal tersebut tidak segera disikapi, maka akan kami pastikan akan ada eskalasi masa yang lebih besar untuk menggruduk pemda Bogor selanjutnya,” tutupnya.

Stay connect With Us :