PEDULIRAKYAT.CO.ID, BALIKPAPAN — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-11 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kecamatan Balikpapan Tengah yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1, Kamis (28/9/2023) kemarin.

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Balikpapan M Huda Abdunafi dan Jajarannya, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Balikpapan Nurhamidah, Camat Balikpapan Tengah Agung Budi Wibowo, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Balikpapan Tengah Syawal, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Balikpapan Tengah, Angkatan Muda Muhammadiyah Balikpapan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menggaungkan Islam berkemajuan dalam memilih pemimpin yang mampu bekerja dengan aktif amanah dan menciptakan generasi yang lebih baik, pemimpin yang membawa perubahan dan kemajuan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Ketua panitia Rendy Zulkarnain mengucapkan terimakasih kepada semua unsur Muhammadiyah dan Aisyiyah yang hadir maupun para donatur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia mengatakan suatu anugerah yang diberikan hingga bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama.

“Semoga kedepannya pemerintah kota melalui Kecamatan Balikpapan Tengah dapat menjalin sinergi dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang bisa dibilang sangat militan warganya. Dan bersama-sama mampu menjalin silaturahmi dan kerjasama yang baik antar warga Muhammadiyah dan Aisyiyah,” ucapnya.

Ketua PCM Balikpapan Tengah Syawal mengatakan tema dalam kegiatan ini merupakan sinergi antara Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan pemerintah. Memajukan dan mencerahkan Balikpapan serta perempuan berkemajuan dan mencerahkan Balikpapan.

Muscab ini katanya merupakan permusyawaratan tertinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah ditingkat cabang dan juga menjadi momen regenerasi, silaturahmi dan kolaborasi warga perserikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Dalam forum ini memilih pimpinan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah yang baru untuk menyiapkan dan menjalankan program lima tahun kedepan. Sehingga akan berkelanjutan dan berkesinambungan untuk Muhammadiyah dan Aisyiyah,” ungkapnya.

Sementara Camat Balikpapan Tengah Agung Budi Wibowo dalam sambutannya
turut mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk waspada terhadap penyebaran DBD di wilayah Kecamatan Balikpapan Tengah.

“Dan juga kami mengajak untuk menjaga kebersihan lingkungannya karena saat ini dalam tahap verifikasi tim Adipura di Kota Balikpapan. Semoga dapat menghasilkan pengurus dan program kerja terbaik Muhammadiyah dan Aisyiyah di Balikpapan Tengah. Program yang menjadi tujuannya dapat bersinergi dengan pemerintah,” ujarnya.

Ketua PDA Balikpapan Nurhamidah mengatakan Muhammadiyah dan Aisyiyah membawa jargon Islam berkemajuan dan mencerahkan yang menjadi semangat bagaimana nilai islam memberikan jawaban terhadap masalah umat.

Itu semua katanya ditandai dengan jawaban pula dengan hadirnya amal usaha yang berkeunggulan baik poliklinik kesehatan, satuan pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK di Balikpapan.

“Ini sangat membantu pemerintah dan program pemerintah selalu disinergikan dengan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Kami tidak pandang ras, suku dan bersemangat mencerdaskan bangsa dan Islam berkemajuan jangan sampai pudar,” ungkapnya.

Wakil Ketua PDM Balikpapan M Huda Abdunafi yang didaulat membuka Muscab ke-11 mengatakan Muhammadiyah merupakan gerakan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar yang terus berkiprah dan tidak pernah lelah untuk negeri Indonesia.

“Ini menunjukkan eksistensi yang tidak mudah. Mudahan dapat terus bergerak dan mengajarkan sebuah perubahan kearah yang lebih baik lagi, berbenah dan tidak takut akan masukan dan kritikan,” jelasnya.

Muscab ini bukan hanya memilih pemimpin baru namun juga menghadirkan program yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yang bisa membawa harum nama Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Stay connect With Us :