PEDULIRAKYAT.CO.ID, PAREPARE —  pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di lingkup kampus Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) mengeluh akibat mengalami masalah persoalan anggaran kegiatan.

Menurut Zulfikar selaku ketua Kordinator Komisariat (Korkom) IMM Umpar, Dana DAD IMM sudah disunat 20% dipersulit pula pencairannya.

“Darul Arqam Dasar (DAD) merupakan kegiatan pengkaderan wajib yang ikuti seluruh mahasiswa reguler Umpar. Biasanya biaya registrasi yang akan digunakan dalam kegiatan langsung dibayarkan melalui komisariat fakultas masing-masing,” ujar Zulfikar, Sabtu (12/2/2022).

Namun, kata Zulfikar, berlakunya aturan baru di Umpar yang menggunakan sistem UKT sehingga kontribusi DAD dibayarkan melalui Kampus.

“Dengan sendirinya pencairannya juga melalui kampus kata pihak rektorat yang seharusnya melibatkan IMM dalam pembahasan perubahan sistem pembayaran dana DAD ke UKT ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sampainya perubahan regulasi dana DAD ke UKT IMM tidak pernah dilibatkan dalam pembahasannya. Bahkan dalam perjalanannya pencairan dana dipersulit dan berbelit-belit, karena disunat juga 20%.

“Padahal dana tersebut, mau kami digunakan dalam kegiatan yang akan berlangsung, bahkan kegiatan DAD pun ada yang sementara akan berjalan namun dana DAD belum cair-cair juga, sungguh miris ketika di rumah kita sendiri diperlakukan tidak manusiawi,” tutupnya.

Stay connect With Us :