PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bulukumba sukses melaksanakan dialog publik refleksi akhir tahun 2021, dialog ini belangsung di Abbana Cafe Jl. Samratulangi Bulukumba, Rabu (29/12/2021) kemarin malam.
Dialog ini, mengusung tema “Bulukumba dalam Ekspektasi dan Realita” dan menghadirkan beberapa narasumber, H. Rijal, S.Sos (Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba) hadir langsung, H. A. Muctar Ali Yusuf (Bupati Bulukumba) diwakili oleh Muhammad Daud Kahal (Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabuapten Bulukumba), dan AKBP Suryono Ridho Murtedjo, S.Ik, M.Si (Kapolres Kabupaten Bulukumba) diwakili oleh Ipda Rahmat Kurniawan AR, S.Sos., M.H (Sat Binmas Polres Bulukumba), kemudian Moderator Muh. Basri Lampe (Wakil Ketua PD PM Bulukumba).
Muhammad Amin (Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Bulukumba) mengatakan, bahwa tujuan dialog ini dilaksanakan adalah untuk mendiskusikan capaian Kabuapten Bulukumba di tahun 2021 dan mendiskusikan tentang harapan di tahun 2022.
“Dari hasil dialog tersebut, maka nantinya pimpinan akan merumuskan untuk dijadikan sebuah rekomendasi PD PM Bulukumba kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam hal ini Bupati Bulukumba. Semoga dialog publik refleksi akhir tahun 2021 ini dapat menambah pengetahuan kita semua tentang capaian Bulukumba di tahun 2021 dan harapan Bulukumba di tahun 2022,” kata Amin.
Sementara itu, Muhammad Daud Kahal menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Bulukumba tidak sempat hadir karena ada kegiatan yang dihadiri yang sama pentingnya dengan dialog akhir tahun yang dilaksanan Pemuda Muhammadiyah Bulukumba ini. “Jadi kami ucapkan permohonan maaf karena Bupati Bulukumba tidak sempat hadir diacara ini,” katanya.
Namun, kata Daud Kahal, terkait tema yang diangkat yaitu “Bulukumba dalam Ekspektasi dan Realita”, maka akan berbicara tentang capaian Bulukumba dan harapan Bulukumba. Bahwa tentunya perlu diapresiasi program Bupati Bulukumba yang pertama terkait gerakan penaggulangan banjir, gajinya Bupati Bulukumba hanya dia berikan kepada guru mengaji dan yang saat ini perburuan Babi.
“Saya kira program Bupati Bulukumba perlu diapresiasi karena baru kali ini ada Bupati Bulukumba gajinya hanya diberikan kepada guru mengaji. Juga biaya tentang gerakan penaggulangan banjir, biaya perburuan babi hanya mengunakan biaya pribadinya pak Bupati,” kata Daud.
Selain itu, H. Rijal mengungkapkan, dialog akhir tahun ini yang dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah Bulukumba patut untuk diapresiasi, yang dimana Pemuda Muhammadiyah Bulukumba masih menginginkan Kabupaten Bulukumba jauh lebih baik di tahun 2022 daripada tahun ini.
“Saya sangat mengapresiasi dialog Pemuda Muhammadiyah Bulukumba ini, karena dengan adanya dialog ini kita bisa mendiskusikan bagaimana Bulukumba lebih baik di tahun yang datang. Untuk menginginkan Bulukumba lebih baik maka kita selaku Pemuda Bulukumba harus kolaborasi mengawal kebijakan Pemerintah Bulukumba. Kami selaku anggota DPRD selalu turun ke masyarakat melakukan reses untuk mengali apa menjadi kebutuhan masyarakat, reses itu kita laksanakan 3 kali setiap tahunnya. Dan saya kira pada kesempatan ini, apa menjadi masukan para peserta dialog maka kami selaku anggota DPRD Bulukumba akan memperjuangkannya karena ini bagian daripada reses,” ungkap Rijal.
Terakhir, Ipda Rahmat Kurniawan menjelaskan, bahwa tugas kepolisian adalah bagaiamana bisa melakukan keamanan dengan baik, mengayomi dengan baik dan melakukan pelayanan dengan baik terhadap masyarakat.
“Tentunya polri khususnya kami di wilayah Polres Kabupaten Bulukumba akan berusakan melakukan pengamanan dengan baik, dan jika teman-teman pemuda melihat tindakan yang melanggar hukum maka silahkan langsung melaporkan, tapi yakin pemuda yang ada pada acara dialog ini takut melanggar hukum,” jelas Rahmat.
Diketahui, alasan Kapolres Bulukumba tidak sempat hadir pada acara dialog publik refleksi akhir tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, dikarenakan Kapolres Bulukumba kurang enak badan aliyas sakit.


Tinggalkan Balasan