PEDULIRAKYAT.CO.ID, LUWU TIMUR — Sosialisasi beasiswa Kabupaten Luwu Timur disesalkan, kegiatan yang dilakukan di aula kantor kecamatan burau tersebut menua reaksi, Rabu (10/11/2021) dua hari lalu.
Reaksi tersebut di keenakan kegiatan yang perlunya melibatkan unsur mahasiswa tersebut tidak terpenuhi.
“Sosialisasi yang di tujukan untuk mahasiswa tersebut tidak melibatkan mahasiswa sedangkan sosialisasi ini bertujuan membahas beasiswa Luwu timur,” tutur Ardiansyah ketua komisariat IPMA Lutim.
Ardiansyah melanjutkan, bahwa sasaran pesertanya mahasiswa dan terdapat beberapa penambahan point-poin persyaratan beasiswa yang perlu di pahami teman-teman mahasiswa.
Disisi lain sosialisasi yang dilakukan cukup singkat hanya secara garis besar yang di paparkan tidak secara mendetail penjelasan poin-poinnya. Yang penjelasannya membuat teman-teman mahasiswa khusunya di Burau sedikit kebingungan.
“Ditambah lagi adanya batasan kuota beasiswa yang perlu rekan-rekan mahasiswa pahami agar tidak salah menanggapi dan salah menilai. Karena di tahun-tahun sebelumnya tidak ada batasan kuota penerimaan beasiswa,” tegasnya, sesuai keterangannya, Jumat (12/11/2021).
Di sisi lain, kata Ardiansyah, menyoal beasiswa Maba perlu juga di jelaskan secara baik-baik agar Adek-Adek mahasiswa baru (Maba) tidak salah menilai dan kecewa krna persoalan persyaratan beasiswa, jalur sbmptn dan smptn Mahasiswa baru dengan jalur seleksi nasional.
“Saya selaku ketua umum ipmalutim komisariat Burau sangat menyayangkan sosialisasi yang tidak melibatkan mahasiswa dalam sosialisasi beasiswa Luwu Timur. Dan seharusnya perlu juga via daring dilakukan agar teman-teman mahasiswa di luar daerah bisa mengikuti sosialisasi. Meski via daring sosialisasinya tapi sesuai yang diharapkan. Saya berharap untuk kedepannya Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur bisa mengevaluasi,” tutup Ardiasyah.


Tinggalkan Balasan