PEDULIRAKYAT.CO.ID, LUWU — Lazismu (Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah) Kabupaten Luwu bekerjasama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu Wilayah Sulawesi Selatan gelar Qurban Berkah untuk masyarakat Terluar, terpencil, tertinggal (3T) dan masyarakat Dhuafa miskin terdampak Pandemi Covid-19 pada hari kedua lebaran Idul Adha (Rabu, 21/07/2021).

Lazismu Sulawesi Selatan sebagai Koordinator Penerima Manfaat merupakan perwakilan Lazismu Pusat tersebut menuturkan ada 24 Ekor sapi dan 22 Kabupaten Kota yang kami berikan.

“Secara serentak di Sulawesi Selatan Mulai hari ini 21-23, tergantung panitia lokal setiap daerah tuk tanggal pastinya jelas kita mengikuti edaran kementerian agama tentang pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban dan melaksanakan segala protokol kesehatan yang berlaku”. Tutur, Ahmad Hunain Koordinator Program Berkah Kurban Lazismu-BPKH Sulawesi Selatan.

Lazismu Luwu sebagai salah satu penerima manfaat didaerah mendapatkan 1 ekor Sapi dan disembelih siang tadi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Belopa di Lingkungan Ceppa Padang Kelurahan Pammanu Kec. Belopa Utara.

Hadir dalam proses serah terima hewan Qurban 1 ekor Sapi berbobot 300kg pagi tadi antara lain dari perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Luwu, Ketua Lazismu Luwu Buntoro Agham, S.Ag, Ketua Pemuda Muhammadiyah Luwu sekaligus Wakil Ketua II DPRD Luwu Zulkifli, ST, M.Si, Lurah Pammanu Ibu Sri Kartini, S.Sos serta beberapa Panitia Qurban dan Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian Luwu.

Dalam kegiatan ini Panitia tetap melaksanakan Protokol Kesehatan sesuai petunjuk Satgas Covid-19 dalam proses penyembelihan hewan Qurban seperti memakai masker, cuci tangan / handsanitiser dan menggunakan handscoon.

Dalam penyembelihan kali ini, Lazismu Luwu membagikan 180 bungkus Daging Berkah Qurban BPKH kepada para warga yang berada dipelosok desa serta yang terdampak ekonomi covid-19.

Ibu Daweh salah satu warga penerima manfaat di Kelurahan Senga Kecamatan Belopa menuturkan bahwa dua tahun ini, pemasukan penghasilan kami selalu menurun.

“Karena aktifitas kami yang dibatasi jadi agak sulit perekonomian. Kita senang kalau ada program seperti ini bisa bantu lauk pauk dirumah selama pandemi ini.. Semoga daging Qurban ini kami bisa mendapatkan keberkahan bagi keluarga kami. Apa lagi saya yang berprofesi sebagai guru mengaji dan ibu rumahtangga” tuturnyanya.

Stay connect With Us :