PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALOPO — Dana bantuan yang digalang oleh keluarga besar CPNS 2019 Kota Palopo untuk para korban bencana Banjir di Nusa tenggara timur telah disalurkan oleh Aktivis tapaleuk, Rumah Syaamil Quran Ar Rahmah, Akhwat bergerak dan BSMI kepada masyarakat yang berhak menerimanya, Kamis (29/04/2021).

Bantuan Donasi yang berhasil terkumpul sebanyak 3 juta dan dikirim melalui rekening oleh Nasrudin, S.Pd Sebagai perwakilan dari CPNS 2019 Kota Palopo dan di terima direkening saudari Rahmah Abdul Qadir Djailani sebagai perwakilan dari Aktivis tapaleuk.

Dana yang terkumpul merupakan sumbangan sukarela dari 132 Anggota CPNS 2019 Kota Palopo.

Nasruddin, S.Pd yang juga ketua angkatan CPNS 2019 Kota Palopo menyampaikan keprihatinannya terkait musibah banjir yang melanda NTT pada tanggal 4 April yang lalu.

“Segenap keluarga besar CPNS 2019 Kota Palopo turut prihatin atas bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Nusa tenggara timur. Tentu bukan hal yang mudah untuk melewati ini semua, apalagi saat ini kita masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai bagian dari Bangsa Indonesia untuk saling tolong-menolong. Semoga bantuan Donasi itu dapat meringankan beban korban yang terdampak banjir,” jelas Nasruddin.

Sementara Rahmah Abdul Qadir Djailani sebagai perwakilan dari Aktivis tapaleuk yang turun langsung menyalurkan bantuan tersebut mengatakan bahwa penyintas banjir masih memilih untuk menetap di rumah kebunnya karena masih ada rasa trauma dengan kejadian banjir kemarin.

“Alhamdulillah penerima manfaat sebanyak 75 pondok atau rumah kebun yang di pakai sementara oleh penyintas banjir bandang dan lahar dingin gunung ile lewotolok, penyintas memilih untuk menetap di rumah kebun dari pada ke camp pengungsian yang disiapkan pemerintah karena masih memiliki rasa trauma dng kejadian yg terjadi di tanggal 04/04/2021 waktu itu,” ujar Rahmah.

Untuk diketahui bahwa Donasi yang di kirim CPNS 2019 kota Palopo tersebut telah di distribusikan dalam bentuk paket bantuan melalui bantuan dari Aktivis tapaleuk, Rumah Syaamil Quran Ar Rahmah, Akhwat bergerak dan BSMI sejak tanggal 15 April sampai 29 April kemarin. (drws/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :