PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALEMBANG — Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Muhammadiyah Palembang melaksanakan Darul Arqam Dasar (DAD). Kegiatan tersebut, dilaksanakan pada Jumat-Ahad (02-04/04/2021) di Aula Yayasan Al-Kahfi BKPRMI Sumatera Selatan.

Kegiatan ini mengusung tema: “Membentuk kader yang religiusitas, intelektualitas, dan humanitas sebagai penerus ideologi Ikatan”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ayahanda Idmar Wijaya, S.Ag. M.Hum. selaku Wakil Dekan IV Fakultas Pertanian UM Palembang.

Iqbal Farandy, Ketua Pelaksana mengatakan kegiatan ini menjadi syarat untuk menjadi anggota resmi IMM. Dengan mengikuti acara ini, para peserta akan dibina untuk menjadi kader dengan intelektualitas, religiusitas dan humanitas yang berkualitas, sesuai dengan tema DAD tahun ini.

“Harapannya para calon kader bisa lebih mendalami lagi apa itu Muhammadiyah, IMM dan bisa mengaplikasikan dengam kehidupan sehari hari-hari”, ucap Iqbal kepada pedulirakyat.co.id, Jumat, (02/04/2021).

Dalam Sambutannya Wisnu Errianto, Ketua Umum PK IMM FP UM Palembang mengatakan sangat berterimakasih kepada seluruh panitia yg sudah melakukan terbaik untuk menyukseskan acara ini semoga tidak ada halangan apapun dan berjalan lancar.

“Untuk adik-adik yang mengikuti acara DAD ini saya minta tolong untuk ketika ada materi tolong dicatat mana kala perlu dicatat dan jikalau kurang paham nanti silahkan bertanya pada sesi tanya jawab”.

Preli Yulianto mewakili Ketua Umum PC IMM UM Palembang mengatakan perkaderan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai perjuangan visi dan misi IMM sekaligus terciptannya kader pimpinan yang memiliki kompetensi serta wawasan yang unggul. DAD ini sebagai syarat menjadi pengurus inti tingkat pimpinan komisariat.

“Harapannya perkaderan DAD ini upaya membentuk pemimpin yang berkualitas sesuai namanya yaitu Darul Arqam yang merupakan nama tempat sahabat nabi Arqam Ibn Abil, Arqam sahabat nabi Muhammad SAW. yang melahirkan generasi awal Islam sekelas pemimpin seperti Abu Bakar, Ali Ibnu Thalib, Siti Khotijah dan lain sebagainya”, ungkap Preli. (PR/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :