PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALEMBANG — Yayasan Merah Marun Movement mengadakan kegiatan Festival Anak Sholeh Dan Sholehah dalam rangka Bulan Suci Ramadhan sekaligus peresmian Sekolah Binaan Merah Marun Movement, pada Ahad (25/04/2021) Pukul 10.00 s.d 17.00 WIB. yang diselenggarakan di Musholah Nurul Falah, Jalan Talang Banten Plaju, Kelurahan 16 Ulu Seberang Ulu II Palembang, Sumsel.
Festival Anak Sholeh Dan Sholehah terdiri dari lomba mewarnai, lomba hafalan surat pendek, dan lomba adzan yang diikuti oleh anak-anak usia 11 tahun kebawah.
Dalam kegiatan tersebut, diikuti oleh 66 peserta yang terdiri dari 16 peserta lomba mewarnai, 17 peserta lomba adzan, 33 peserta lomba hafalan surat pendek. Peserta lomba sangat antusias dalam mengikuti perlombaan.
Peserta lomba bukan hanya diikuti oleh anak-anak yang ada di sekitaran Musholah Nurul Falah, tetapi juga turut berpartisipasi dari Kecamatan Seberang Ulu I, dan Kecamatan Plaju.
Kegiatan tersebut, dihadiri Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P selaku penasihat Yayasan Merah Marun Movement, Fadhilatul Hasanah, S.E., S.E.Sy., M.E., selaku pembina bagian keuangan, dan Bapak Yono selaku Ketua RT 08 Talang Banten, peserta lomba, serta masyarakat sekitaran Musholah Nurul Falah.
M. Dwi Apriandi, Ketua Umum Yayasan Merah Marun Movement mengatakan tujuan kegiatan itu dilaksanakan untuk menyemarakan bulan Ramadhan sekaligus memperkenalkan ke warga bahwa di Musholah Nurul Falah telah dibuka Sekolah binaan Merah Marun Movement berupa belajar mengaji, Calistung (baca, tulis, hitung), Ilmu Pengetahuan Umum, Seni budaya dan olahraga yang mana selama bulan Suci Ramadhan ini sekolah binaan ini memberikan pendaftaran secara gratis bagi anak didik yang ingin mendaftar.
“Semoga dengan adanya Festival anak Sholeh dan Sholehah ini anak-anak bisa memotivasi dirinya sendiri untuk semangat belajar, menanamkan sifat pantang menyerah, menumbukan rasa cinta dan bertanggung jawab terhadap agama dan negara,” ucap Dwi kepada pedulirakyat.co.id pada Senin (26/04/2021).
Sementara itu, Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, M.P dalam sambutan peresmian Sekolah Binaan dan sekaligus membuka acara tersebut, mengatakan Merah Marun Movement merupakan yayasan secara resmi berbadan hukum Kemenkumham RI yang mengusahakan terwujudnya gerakan sosial kemasyarakatan. Merah Marun Movement kegiatannya mobile selalu bergerak pola kerjanya, karena pengurusnya berangkat dari orang-orang pergerakan kader-kader bagian dari aktivis IMM utamanya.
“Mengadakan semacam penyegaran berupa kegiatan positif yang bernilai ibadah kepada putra-putri pada usia dini utamanya dengan pendidikan non formal berupa tambahan belajar seperti; mengaji, menghafal doa-doa harian, kelas pelajaran umum, dan kelas bela diri,” tambah Ayahanda Mukhtarudin. (PRELI/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan