PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan mulai dikerja di beberapa ruas jalan yang ada di Kabupaten Bulukumba.
Tahun anggaran 2022 ini, ada 10 ruas jalan yang dikerjakan dengan panjang yang berbeda-beda. Dari 10 ruas, sebanyak 8 ruas jalan sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler dan 2 ruas lainnya bersumber dari DAK Penugasan.
Dua hari terakhir, setelah pulang kantor, Wakil Bupati Andi Edy Manaf turun melakukan pemantauan pekerjaan di lapangan untuk memastikan proyek tersebut dilaksanakan sesuai rencana.
Hari ini, Rabu 20 Juli 2022, mantan legislator provinsi itu melakukan pemantauan pekerjaan jalan pada ruas Dampang-Bontorita dengan panjang jalan kurang lebih 7,030 kilometer.
“Ruas ini yang paling panjang dari seluruh ruas yang dikerjakan. Disamping itu pekerjaan ruasnya juga langsung tuntas,” ungkap Edy Manaf sesuai rilis yang kirim di grup Media Humas Bulukumba.
Sementara itu, Kamaluddin, Sekretaris Komunitas Pemuda Kampung (KOMPAK) Bontoa meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Bulukumba, agar turun langsung melihat kondisi jalanan poros Aknisia-Desa Jojjolo tepatnya di Dusun Lembang dan Dusun Batunilamung.
“Seharusnya Pemda Kabupaten Bulukumba turun langsung melihat kondisi jalanan di jalan poros Aknisia-Desa Jojjolo tepatnya di Dusun Lembang dan Dusun Batunilamung. Karena di sana tidak pernah sama sekali tersentuh pengaspalan, dan seharusnya Pemda melihat secara keseluruhan bahwa yang mana menjadi prioritas,” ujar Kama.
“Kalau Pemda betul-betul mau membangun Kabupaten Bulukumba dengan baik, seharusnya fokus pada lanjutan perbaikan jalan. Karena kami lihat di poros Aknisia-Desa Jojjolo itu tinggal lanjutan pengaspalan, dan harusnya tahun ini dilanjutkan untuk dikerja atau diselesaikan dulu poros tersebut,” tambahnya.
Lanjut, Kama mengatakan, bahwa seharusnya juga anggota DPRD Bulukumba khususnya Dapil Bulukumpa-Rilau Ale turun langsung melihat kondisi jalanan di sana yaitu di Dusun Batunilamung dan Dusun Lembang. Dimana jalanan tersebut sudah puluhan tahun rusak parah dan hanya warga korban janji setiap mau pemilihan baik pemilihan di Pilkada maupun di legislatif.
“Jadi kami harap kepada wakil rakyat kami yang terhormat dalam hal ini anggota DPRD Bulukumba khususnya Dapil Bulukumpa-Rilau Ale untuk turun melihat jalanan tersebut. Memang ada anggota DPRD di Desa Jojjolo itu tapi sama halnya tidak ada ji, karena tidak pernah juga hadir untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk dia perjuangkan. Jadi kami hanya berharap kepada semua anggota DPRD Bulukumba untuk segera turun langsung melihat kondisi jalan di sana,” harap Kama.


Tinggalkan Balasan