PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Beberapa hari lalu, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2026 adalah hari jadi Kabupaten Bulukumba ke 66 tahun, di momen ini sekian banyak telah mengucapkan, “Selamat Dan Sukses” namun berbeda dengan salah satu Mahasiswa UIN Alauddin yang juga Ketua DPP Gerakan Pemuda Mahasiswa Anti Korupsi (GPMK), Ikram, malah dia meminta bukti nyata tentang pembangunan Kabupaten Bulukumba.
Ikram menyampaikan, bahwa dihari jadi Kabupaten Bulukumba bukan waktu yang singkat di usia 66 tahun itu, yang telah diisi kepemimpinan dari dulu ke sekarang. Namun pemerintah, sadar atau tidak yang jelas masih ada Kampung di Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa yang merupakan jalanan poros Aknisia-Dusun Batunilamung Desa Jojjolo adalah butuh perhatian khusus untuk pengaspalan jalanan karena sudah puluhan tahun warga di sana menderita soal rusaknya jalanan.
“Bahwa dimomen hari jadi Bulukumba ke 66 tahun, kami berharap agar 2026 ini diprioritaskan untuk dilakukan pengaspalan jalanan di Kampung Bontoa Dusun Batunilamung Desa Jojjolo. Kami sudah bosan dengan janji-janji yang kemudian sering dilontarkan saat mau pemilihan, baik pemilihan Bupati maupun anggota DPR. Tapi faktanya di jalanan poros Aknisia-Dusun Batunilamung Desa Jojjolo, sungguh menderita sekali warga di sana, jadi kami berharap kepada pemerintah agar kerja nyata yang diberikan, jalanan ini juga sering memakan korban ketika musim hujan turun,” tegas Ikram dalam keterangan rilisnya, Rabu (11/2/2026).
“Kampung Bontoa ini adalah masih masuk dalam Kecamatan Bulukumpa, diamana Kecamatan tersebut adalah tempat kelahiran Bapak Bupati Bulukumba (Andi Utta) dan Kecamatan ini juga masih dalam wilayah Dapil 3 atau Dapil Ibu Ketua DPRD Bulukumba (Umy Asyiatun Khadijah). Jadi kami sangat berharap agar 2026 ini masuk dalam prioritas pengaspalan,” tambahnya.
Sementara itu, kata Ikram, jalanan ini juga sering dilalui oleh anak sekolah yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, dan kalau mereka berangkat ke sekolah ia lebih memilih tidak pakai sepatu, karena sepatunya akan kotor kena lumpur yang ada di jalanan.
“Sekali lagi kami berharap kepada Ketua DPRD dan Bupati Bulukumba agar mengambil tindakan bagaimana kemudian jalanan ini bisa diperbaiki. Karena sudah pulahan tahun masyarakat yang tinggal di sana menderita karena jalanan yang rusak parah,” ujarnya.
Lanjut Ikram, bahwa jalanan Poros Aknisia-Desa Jojjolo Dusun Batunilamung adalah sebuah kewajiban Pemerintah untuk memasukkan prioritas pengaspalan. Karena jalanan tersebut adalah tinggal lanjutan pengaspalan dari beberapa tahun lalu.
“Sering sekali kami mendengar orang dari luar ketika melewati jalanan dikampung dia mengeluh melihat jalanan yang rusak parah. Kami berjanji akan terus mengawal persoalan perbaikan jalanan di Dusun Batunilamung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Babupaten Bulukumba,” tutup Ikram Putra Bontoa itu.


Tinggalkan Balasan