Oleh : Aminnullah Ibnu Abdul Aziz (Mahasiswa S2 Prodi PPKn STKIP Arrahmaniyah Depok)
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
PEDULIRAKYAT.CO.ID– Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau dikenal sebagai P5, merupakan inovasi yang bertujuan untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila melalui pendekatan berbasis proyek. P5 menjadi sebuah program unggulan dalam Kurikulum Merdeka. P5 bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek.
P5 hadir sebagai jawaban terhadap pemahaman bahwa pendidikan sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, yang mana konsep ini juga sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam pembelajaran. P5 menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar, mengamati, dan memikirkan solusi dari masalah yang ada di lingkungan sekitar.
Menurut (Muktamar et al., 2024, hal 3) Profil Pelajar Pancasila merupakan manifestasi dari sifat dan keterampilan yang tercermin dalam kehidupan serta menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas setiap peserta didik melalui rutinitas sekolah yang didasarkan pada kurikulum.
P5 menjadi sangat relevan karena peserta didik diarahkan agar menjadi individu yang memiliki budi pekerti yang sepenuhnya didasarkan pada falsafah Pancasila kemudian dikemas dalam sebuah rangkaian aktivitas yang memiliki tujuan agar peserta didik dapat belajar untuk mengobservasi, mengidentifikasi sebuah masalah, menemukan solusi, dan mengambil keputusan secara bijak. Semua urutan kegiatan dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk atau program kegiatan dalam waktu yang telah dialokasikan di lingkungan sekolah.
Menurut (Hamzah et al., 2022, #) P5 menjadi wadah bagi peserta didik untuk belajar, mengamati, dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungannya sekitar. Melalui P5, peserta didik didorong untuk terus berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya, menjadi pelajar sepanjang hayat, berkompeten, cerdas, dan berkarakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Oleh karena itu, implementasi P5 di setiap sekolah perlu diwujudkan.
P5 dan Kehidupan Sehari-hari
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berfokus pada hasil belajar peserta didik secara keseluruhan seperti proses untuk dapat memecahkan sebuah masalah, literasi, dan pengembangan karakter. P5 memiliki Enam dimensi yang mana dimensi ini diintegrasikan dalam kegiatan intrakulikuler, termasuk setiap mata pelajaran, ketika menerapkan profil pelajar Pancasila. terdapat Enam dimensi yang diambil dari aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia antara lain :
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
Dimensi ini menjadi sebuah pondasi awal untuk peserta didik agar ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dimensi ini mengajarkan peserta didik untuk berakhlak dalam hubungannya kepada sesama manusia dan yang paling utama hubungannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada lima kunci elemen, yaitu akhlak beragama, akhlak pribadi, akhlak manusia, akhlak kepada alam, dan akhlak bernegara.
Berkebhinekaan Global
Dimensi ini berfungsi untuk mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas bangsa, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada 4 elemen kunci, yaitu mengenal dan menghargai budaya, komunikasi dan interaksi antar budaya, refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan, serta berkeadilan sosial.
Bergotong Royong
Dimensi ini mengajarkan peserta didik untuk melakukan kegiatan bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada 3 elemen kunci, yaitu kolaborasi, kepedulian dan berbagi.
Mandiri
Karakter mandiri menjadi area pengembangan dimensi ini. peserta didik bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada dua elemen kunci, yaitu pemahaman diri dan situasi yang dihadapi, serta regulasi diri.
Bernalar Kritis
Dimensi ini mengarahkan peserta didik secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antar informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada tiga elemen kunci, yaitu memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, serta merefleksikan dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.
Kreatif
Dimensi ini mengarahkan peserta didik untuk mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinil, bermakna, bermanfaat, dan berdampak untuk lingkungan sekitar. Dalam implementasinya, dimensi ini berfokus kepada tiga elemen kunci, yaitu menghasilkan gagasan yang orisinil, menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil, serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan.
Dimensi diatas menunjukkan bahwa Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menjadi kegiatan yang sangat bermanfaat untuk peserta didik dalam menghadapi situasi dan kondisi yang ada di lingkungan sekitar. Dimensi diatas diambil berdasarkan proses yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dan berangkat dari kultur budaya yang ada di Indonesia. P5 bukan hanya sekedar proyek formalitas dari pemerintah, akan tetapi P5 menjadi program yang memiliki makna filosofis yang dalam untuk kemajuan pendidikan karakter peserta didik di Indonesia.
Pendidikan karakter dilaksanakan di sekolah dengan memasukkan nilai-nilai karakter ke dalam berbagai aspek mata pelajaran, kegiatan pembelajaran, muatan lokal, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakulikuler. setiap mata pelajaran mengandung berbagai nilai karakter yang harus dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. penerapan nilai karakter tidak terbatas pada tataran kognitif, akan tetapi juga pada internalisasi dan pengalaman langsung peserta didik di masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Muktamar, A., Yusri, H., Amalia, B. R., Esse, I., & Ramadhani, S. (2024). Transformasi Pendidikan: Menyelami Penerapan Proyek P5 Untuk Membentuk Karakter Siswa. Journal Of International Multidisciplinary Research, 2(2), 1-8.
Hamzah, M. R., Mujiwati, Y., Khamdi, I. M., Usman, M. I., & Abidin, M. Z. (2022). Proyek profil pelajar pancasila sebagai penguatan pendidikan karakter pada peserta didik. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(04), 553-559.


Tinggalkan Balasan