PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Komunitas Pemuda Kampung (KOMPAK) Bontoa melakukan aksi tanam pisang, di jalanan rusak. Tepatnya di Kampung Bontoa Dusun Batunilamung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Minggu-rabu 21-24 Maret 2021.

Amin Rais, Pemuda Kampung Bontoa mengatakan, aksi tanam pisang di tengah jalanan yang rusak dilakukan. Karena kekecewaan Pemuda Kampung Bontoa yang sering kali dijanji oleh pihak pemerintah. Dimana setiap pemilihan, baik pemilihan Kepala Desa, pemilihan DPRD maupun pemilihan Bupati para calon. Hanya datang menjanji akan memperjuangkan untuk diperbaiki jalanan yang rusak parah puluhan tahun di Kampung Bontoa.

“Kami lakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalanan rusak parah puluhan tahun ini, karena kami kecewa hanya dijanji untuk diperbaiki jalanan kami. Sudah puluhan tahun pak kami menderita melewati jalanan kami ini yang sangat rusak, pemerintah jangan tutup mata. Kami harapkan agar pemerintah memprioritaskan untuk diperbaiki tahun ini, kalaupun tidak bisa tahun ini. Diharapkan agar diprioritaskan tahun 2022, jika tidak maka kami akan lakukan gerakan yang kami anggap benar,” tegas Amin Rais sapaan akrabnya Obi ini.

Diketahui, Selasa (23/3), Hot Maruli Manager PT. London Sumatra (LONSUM) Balombessie Estate bersama Muh. Jufri anggota DPRD Bulukumba Fraksi PPP. Turun langsung meninjau jalanan rusak yang ditanami pisang di Kampung Bontoa. Dan di jalanan Kampung Bontoa setiap harinya mobil traktor PT. LONSUM lewat, sehingga tambah merusak jalanan itu.

Sementara itu, Hot Maruli menyampaikan saat meninjau jalanan yang ditanami pisang, karena kebutuhan dasar ini adalah gorong-gorong dan sertu, maka dari pihak PT. LONSUM bersedia menyediakan itu.

“Hari Kamis tanggal 25 akan dibawa gorong-gorongnya dan akan dikerjakan langsung oleh karyawan,” ujar Hot.

Selain itu, Muh. Jufri mengungkapkan, dengan adanya gerakan pemuda Kampung Bontoa. Maka ini perlu diapresiasi karena ini untuk kebaikan orang banyak, bukan kebaikan individu.

“Saya apresiasi gerakan pemuda Kampung Bontoa, karena ini memang untuk kebaikan kita bersama bukan kebaikan individu. Kami selaku wakil rakyat akan memperjuangkan aspirasi pemuda Kampung Bontoa ini. Kami akan berusaha memasukkan di tahun 2022 untuk diprioritaskan, karena anggaran tahun 2021 ini sudah ketuk palu. Semoga tahun depan bisa direalisasikan, keresahan pemuda Kampung Bontoa adalah keresahan kita bersama,” ungkap Jufri. (Jf/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :