PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Tomy Satria Yulianto (Wakil Bupati Bulukumba Periode 2016-2021) menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Bulukumba.

Ia (Tomy) mengatakan, bahwa seyogyanya semua orang punya kesempatan untuk mengabdi, tidak lah harus orang kaya atau orang miskin bisa mengabdi, dalam hal ini untuk Bulukumba.

“Si kaya dan si miskin, si mapan dan si mipin, i baco dan i baso, i becce dan i besse, si petani dan si ASN, si pengangguran dan si pegusaha memiliki ruang yang sama untuk mengabdi dan berbuat yang terbaik untuk Bulukumba,” ujar Tomy sesuai keterangan rilisnya kepada pedulirakyat.co.id, Selasa  (14/6/2022).

Lanjut Tomy Satria, bahwa peradaban Bulukumba harus dibangun dari fikiran anti diskriminasi.

“Bukankah kita mencintai Bulukumba? Kita itu bukan saya, bukan kamu dan bukan dia. Kita itu kolektif dan egaliter yang berarti semua memiliki kesempatan yang sama,” tambahnya.

Selain itu, Tomy mengajak masyarakat Bulukumba agar mencintai Bulukumba bukan dengan teks.

“Jadi mari mencintai Bulukumba bukan dengan teks tetapi dengan konteks. Kita dilahirkan dari rahim peradaban kamase-masea (orang sederhana) sesuai pasanga ri kajang (pesan di Kajang),” jelas Tomy. .

“Perlu kami sampaikan bahwa dalam konteks demokrasi, kekuasaan itu tidak hanya menjunjung prosedural semata. Ada substansi yang jauh lebih esensial. Dan esensi itu adalah partisipasi yang setara bagi semua,” tutupnya.

Stay connect With Us :