PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Seiring dengan berkembangnya zaman yang modern saat ini, bukan berarti masyarakat Desa Ara Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba melupakan tarian tua yaitu Tari Salonreng.

Tari Salonreng saat ini masih sering ditampilkan oleh masyarakat Ara sebagai tarian pengantar penganting, khususnya pada acara anak cucu Karaeng Mamampang. Misalnya tarian salonreng biasanya ditampilkan pada acara – acara resmi, seperti pembukaan sebuah acara, penyambutan tamu penting, dan lain-lain.

Kostum yang digunakan para penari salonreng bermacam – macam yang menjadi salah satu poin untuk menambah nilai estetika, tergantung apa yang tari apa yang ditarikan, seperi Baju Bodo, Sarung Samarinda atau sarung sutra, dan tambong ( selendang segitiga yang panjang ).

Anggota tarian salonreng harus genap karena berpasangan. Adapun anggota lain yaitu anggota yang membawa alat musik berupa gendang, gong, dan lain-lain.

Tujuan dari tari salonreng ini menunjukkan bahwa tari salonreng bermakna keindahana, perangai, menerima kebaikan, meninggalkan keburukan, keharmonisan daerah, menjaga norma serta pemerintah dan masyarakat yang bersatu.

(Citizen Reporter: Rahma Nur Auliya melaporkan dari Bulukumba).

Stay connect With Us :